. . .

Simultan, Dari Panci ke Panci

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Sebelumnya saya dan Cak Gatot serta Kang Yayan serta Mas Rohim sudah bertemu dahulu di Kantor Garuda Airways Lampung. Dalam pertemuan itu digagas bagaimana agar ekosistem pariwisata bisa bergeliat. Tidak mudah memang tapi harus segera dijalankan. Percepatan menjadi kata kuncinya.

”Ekosistem pariwisata harus dibangun agar iklim pariwisata di Lampung bisa berkembang lebih cepat dan adaftip dengan perkembangan jaman,” ungkap Gatot. Semua stakeholder kudu terlibat agar simultan. Soal kata simultan ini menjadi asik di tangan Cak Gatot. Bagaimana piawainya pria ini membuat mie untuk kami semua. ”Saya sukanya simultan katanya sembari tak lepas dari panci ke panci,” dan disambut tertawa semua tamu warkop.

Begitupun pariwisata. Gatot mengakui Lampung punya potensi yang luar biasa. Jika saja ekosistem terbentuk seperti diambil contoh saat perjalan ke Krui, Pesisir Barat. Sebelum ke kabupaten yang terkenal dengan pantai eksotiknya ini, wisatawan bisa disuguhi aneka tempat menuju ke sana dengan pemandangan tiada duanya. Bayangkan kata dia, betapa limpahan manfaat yang dirasakan masyarakat begitu besar.

Pelibatan semua stakeholder dengan koordinasi yang jelas menjadi kata kunci. Untuk itu terbentuknya ekosistem yang menyadari jika pariwisata ini bakal menggeliatkan ekonomi menjadi pilihan penting. Terkait hal itu Yayan Sopian penggagas Komunitas Sahabat Gajah begitu antusias. ”Hal penting adalah semangat. Kami dari Sahabat Gajah terus menggelorakan semangat untuk membangun Lampung,” ujarnya. Lalu kata kuncinya apa? Langsung Action aja. (ismail komar)