. . .

Sidak Tim HBKN Pesawaran Temukan Ikan Berformalin

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN – Tim monitoring Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Pesawaran melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar Pujorahayu, Kecamatan Negerikaton, Rabu (15 /2018).

Berdasarkan hasil sidak yang di lakukan oleh Tim HBKN Pesawaran di lokasi pasar tersebut telah mememukan ikan laut yang terindikasi mengandung bahan pengawet (formalin).

“Ya,berdasarkan hasil sidak yang kita lakukan tim HBKN mememukan pengganan ikan laut yang terindikasi mengandung bahan pengawet ,”ucap  Kabag Bina Potensi Daerah Kabupaten Pesawaran Agung Sindhelaras seusai sidak tersebut.

Menurut Agung Sindhelaras hal ini dilakukan menjelang peringatan  hari raya Idul Adha 1439 H yang di laksanakan di pasar Pujorahayu, Kecamatan Negerikaton.

“Nah, dengan adanya temuan itu kami pun langsung memberikan pembinaan agar dalam menjual ikan harus memperhatikan kualitas dagangannya dan dapat memilih ikan segar untuk dijual kepada masyarakat,” ucapnya.

Agung juga memjelaskan  bahwa tim HBKN juga melakukan sidak beberapa jenis penganan dan sayur seperti tahu putih, tahu kuning, ikan laut, ikan asin, usus ayam dan bakso serta sawi dan hasil ini dilakukan tes kid untuk mengetahui apakah ada kandungan zat kimia berbahaya namun tim monitoring tidak menemukan zat berbahaya kecuali ikan laut tersebut.

Selain itu lanjut dia tim monitoring juga memantau ketersediaan, dan stabilitas harga pangan jelang Idul Adha 1439 H ini. Dimana dari 11 komoditi yakni beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, kacang, cabe, susu kental manis, telur, daging, mentega,dan ikan teri, hingga dua bulan kedepan masih terjamin.

“Dari 11 item komoditi, harga cabai mengalami kenaikan Rp15 ribu dari Rp25 ribu menjadi Rp40 ribu,” kata dia.

 

Dikatakannya bahwa  kenaikan harga cabai tersebut lantaran kebutuhan pasar akan cabai sangat tinggi sehingga setiap hari hari besar selalu mengalami kenaikan harga.

“Beberapa waktu lalu harga masih stabil, namun untuk ketersediaan bahan pokok termasuk cabai tetap terjamin,”jelasnya.

Dikatahui tim monitoring Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Pesawaran berasal dari Bagian Bina Potensi Daerah, Bagian Perekonomian, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. (*/ydn)