. . .

Siap Tempur, Fachrul Razi Lantik Gus Ubaid Komandoi Bravo-5 Jawa Timur

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, SURABAYA –Menjadi provinsi ke-19 yang dilantik, bikin jajaran Bravo-5 Jawa Timur (Jatim) makin semangat bersafari politik, menyapa warga, sungguh hati memenangkan bakal capres-cawapres petahana, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Penuh khidmat dan sarat pesan “dua periode”, santri milenial, pengasuh Ponpes Annuriyah, Rambipuji, Jember, Haji Ubaidillah Amin Moechammad –akrab disapa Gus Ubaid, resmi dilantik Ketua Bravo-5 Jatim oleh Ketua Umum DPP Bravo-5, Jenderal TNI (Purn.) Fachrul Razi.

Ditandai penyerahan pin dan pataka, Gus Ubaid juga pengurus lainnya dilantik pada deklarasi dan pelantikan Bravo-5 Jatim, di Hotel Novotel Samator, Surabaya, Sabtu (8/9/2018) malam.

Meski Gubernur Jatim Soekarwo dan Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa yang masuk Dewan Pembina Bravo-5 Jatim urung hadir, pengurus terlantik tetap bersemangat untuk memberi yang terbaik sebagai bagian relawan pemenangan Jokowi-KH. Ma’ruf Amin.

Bersama Pakde Karwo dan Khofifah, juga ada nama Laksamana TNI (Purn.) Marsetio, Laksdya TNI (Purn.) Fred Lonan, Yoke C. Katon, dan Doris Pandjaitan.

Kepada pers, Gus Ubaid menyatakan siap tempur kerja lembur sekaligus mengungkapkan optimisme akan kemenangan mutlak Jokowi-KH. Ma’ruf Amin di Jatim. “Kami akan langsung bergerak menyapa masyarakat Jatim. Menyebarluaskan kebaikan serta kinerja baik pemerintahan Pak Jokowi. Harus lanjut dua periode,” tegas dia.

Pernyataan Gus Ubaid seolah menjawab optimisme serupa Fachrul Razi saat sambutan. “Kami percaya di bawah kepemimpinan Saudara Ubaidillah dapat signifikan memenangkan Jokowi-Kiai Ma’ruf di Jatim,” kata mantan Wakil Panglima TNI era Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

Kepada pers, pensiunan jenderal asal Nangroe Aceh Darussalam ini sempat menyinggung masuknya nama Pakde Karwo di struktur Bravo-5 provinsi terpadat kedua Indonesia itu.

Sosok ramah ini memastikan, meski dirinya belum sempat bertemu langsung, namun telah ada komunikasi terbangun, disertai kesediaan Pakde, yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jatim itu, untuk bergabung.

“Iya betul, beliau masuk Dewan Pembina. Beliau adalah tokoh besar di Jatim. Saya sendiri memang belum ketemu dengan Pakde Karwo secara langsung. Kata teman-teman, beliau sudah bersedia. Mungkin Pakde mengakui prestasi Pak Jokowi,” katanya.

Di Jatim, seremoni pelantikan Gus Ubaid dkk ini telah lama didahului kerja-kerja politik nyata memenangkan Jokowi, jauh sebelum deklarasi cawapres Ma’ruf Amin.

Seperti diakui Gus Ubaid, pihaknya jauh-jauh hari telah bersafari keliling Jatim, sowan kiai. Sejumlah ulama penting telah pula disambangi, bahkan diantaranya dengan mengajak serta Ketua Dewan Pembina DPP Bravo-5 yang juga Menko Kemaritiman Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Panjaitan.

Terkonsolidasinya penggalangan basis raihan suara Jokowi-KH. Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 di Jatim jadi target khusus Bravo-5. Tak kurang, mulai Ketua NU Jatim KH. Marzuki Mustamar yang ditemui Gus Ubaid langsung di kediamannya di bilangan Ponpes Sabilurrosyad Gasek, Malang, akhir Juli lalu.

Kemudian, KH. Anwar Mansur (Lirboyo, Kediri), KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah (Probolinggo), KH. Zainuddin Djazuli (Ploso, Kediri), KH. Agus Ali Mashuri (Sidoarjo), hingga “sowan politik” Bravo-5 ke sejumlah ulama beken Madura, seperti KH. Zubair Muntashor dan KH. Moh. Nurun Tajalla.

Seperti relawan lainnya, selain minta dukungan dan doa ulama untuk pemenangan Pilpres, nilai jual capaian kerja dan hasil pembangunan era pemerintahan Jokowi jadi magnet kuat yang ditaja Bravo-5 demi mendulang suara.

“Menggalang suara, door to door menyapa warga, seluruh tim kami wajib aktif dalam berbagai kegiatan di basis rakyat, berada di tengah-tengah mereka. Mulai dari datang ke pernikahan, istigasah, pengajian, gotong royong, hingga tahlilan di kampung-kampung,” Gus Ubaid menjelaskan.

“Makin banyak jaringan, dia akan makin bisa bersosialisasi dengan rekan lingkungannya. Maka itu, lebih baik banyak jaringan dibangun, perbanyak simpul-simpul sehingga bisa lebih efektif,” timpal Fachrul.

Meski pemungutan suara masih delapan bulan ke muka, baik Gus Ubaid maupun Fachrul Razi berkeyakinan sama, Jokowi akan melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua. “Optimis,” kompak mereka. (red/mzl)