. . .

Siap Aksi “Bela Pertamina” Serentak dan Masif hingga Mogok Operasional Industri

image_print
PGE ULUBELU: Inilah salah satu sudut PGE Ulubelu Kabupaten Tanggamus yang merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina. (Foto: GOOGLE)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Sebagai wujud bukti cinta kedaulatan energi nasional dan membela Pertamina, Indra menyebutkan, akan digelar “Aksi Bela Pertamina” secara masif dan serentak.

TOLAK PENJUALAN PERTAGAS KE PGN: Sekretaris Jenderal SPPGE Indra Mantik Oentara berorasi memimpin massa untuk menolak tegas akuisisi Pertagas yang merupakan anak perusahaan Pertamina kepada PGN, sebab 82 persen dari 43 persen saham publik PGN, sudah dikuasai pihak asing. (Foto: AYP)
Aksi yang diikuti seluruh unit usaha Pertamina tersebut sudah direncanakan dengan sangat matang dan akan menyasar Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta pada Jumat (20/7).

Agar paham, baca juga: Akuisisi Pertagas ke PGN Dinilai Tabrak UU No. 40/2007

“Itu sebagai aksi membela Pertamina. Kami tidak ingin aset bangsa dikuasai asing. Kalau Pertamina musnah, bagaimana kami bercerita kepada anak-cucu? Kan sangat malu kalau kami tidak berjuang untuk mempertahankan Pertamina,” tutur Indra.

Ia juga mengatakan, bahwa serikat pekerja masih membuka pintu diskusi dengan pemerintah mengenai masalah ini. Namun jika tuntutan tidak dikabulkan, mereka sudah siap menggelar aksi industri. Di mana seluruh unit usaha Pertamina akan berhenti beroperasi.

Agar paham, baca juga: Pertamina Terancam “Punah”? SPPGE Siap Melawan

“Kami mohon maaf kepada masyarakat, jika aksi industri tersebut terpaksa berlangsung. Kami terpaksa melakukan itu, demi menyelamatkan aset negara,” pungkas Indra.

Selengkapnya baca SKH Trans Lampung edisi Rabu 18 Juli 2018. (ayp)