. . .

Si Jago Merah Mengamuk, 45 Menit Rumah Firman Pun Ludes Tak Bersisa

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, MESUJI –  Musibah memang datangnya tak terduga, dan tidak ada yang tahu, sebab hal itu adalah rencana Sang Pencipta. Seperti yang di alami Firmansyah (60) warga Desa Gedung Mulya, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji yang harus tabah melihat rumahnya yang terbuat dari kayu habis terbakar dilahap si jago merah, hanya dalam kurun waktu satu jam. Peristiwa naas terjadi saat Firman bersama sang istri Winingsih (60) serta seorang cucu nya yang masih berusia tujuh tahun sudah lelap tertidur, rabu malam (17/10) sekitar pukul 21.00 wib

Akan tetapi, karena mendengar suara gaduh keluarga ini pun terbangun dari tidur. Firman lelaki paruh baya ini pun kaget bukan kepalang kala melihat kobaran api yang berasal dari salah satu kamar di rumahnya tersebut sudah membesar. Khawatir keadaan semakin memburuk, dia bergegas menyelamatkan istri dan cucunya agar segera keluar dari rumah.

“Sebenarnya kami sudah tertidur, tapi tiba-tiba saya terbangun karena mendengar suara benda jatuh dari kamar sebelah. Ketika saya lihat, ternyata api sudah membakar sebagian atap kamar. Tanpa berfikir panjang, saya bersama istri dan cucu langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri,”ujarnya.

Sementara, sebagian warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, dibantu 1 unit armada tanki air milik Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kabupaten Mesuji bersama 6 orang personil petugas Pemadam Kebakaran.

Namun, karena struktur bangunan yang terbuat dari kayu yang mudah terbakar, menyebabkan api dengan cepat menghanguskan semua sisi bangunan kurang dari 45 menit.

Beruntung api tidak merambat kerumah warga lainnya, dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan keterangan korban dan tetangganya, penyebab kebarakan diperkirakan dari konsleting arus listrik. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Pihak kepolisian dari Polsek Tanjung Raya yang datang kelokasi, langsung mengamankan serta melakukan olah TKP untuk mencari tahu secara pasti apa penyebab musibah kebakaran itu terjadi.

Pasca kejadian tersebut, Firman bersama keluarga untuk sementara akan bermukim dan menginap dikediaman anaknya yang tidak jauh dari lokasi kejadian, sambil menunggu adanya perhatian dari pemerintah daerah setempat memberikan bantuan. (Nara)