SGC Sudah Setuju, Masalahnya Apa Lagi PLN?

0
975
views

TULANGBAWANG—-PT. Sugar Group Companies (SGC) membantah bahwa pihaknya menghambat penggunaan lahan terkait dengan rencana penghubungan sistem kelistrikan antara Sumatera Selatan (Sumsel) dengan Lampung melalui Jaringan Tranmisi 150 kilovolt (KV) Daerah Seputih Banyak hingga Menggala. Bantahan ini terkait dengan statement pihak PLN bahwa pembangunan tersebut belum terlaksana lantaran ada perusahaan yang belum membebaskan lahan yang akan dilalui jaringan listrik tersebut.

Hal tersebut dikatakan Direktur Utama PT. SGC, Hi. Fauzi Toha Kepada Radar Lampung, Rabu (16/3) kemarin. Dia mengatakan bahwa pihak perusahaan telah menyetujui pembangunan tower tersebut guna memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Lampung.

Sebagai bukti, menurut Fauzi Thoha telah adanya notulen rapat yang telah ditandatangani pada saat mengadakan pertemuan yang dihadiri 11 orang peserta, diantaranya Fauzi Thoha beserta beberapa direksi dari SGC serta dihadiri oleh pihak PLN diantaranya M. Riza, Amir Rosidin, Sakorih pada tanggal 20 April 2015.

Rute Tapak Tower lanjut Fauzi telah disepakati dengan beberapa perubahan diantaranya melalui PT SIL; T 105 s/d 112 menyesuaikan batas alam yang sedapat mungkin menghindari kebun tebu. Kemudian PT. GPM T 86 -104 As Tower di geser ke As Tanggul batas antara PT GGP dengan PT GPM. Lainnya yakni PT SIL; T146 hingga T 146 U akan dioptimalkan posisi towernya sesuai dengan kondisi lapangan dan sedapat mungkin menghindari kebun tebu.

Disurat tersebut juga dijelaskan bahwa telah disepakati tidak ada pengalihan HGU. Sehingga PLN tetap menggunakan tanah milik PT GPM, PT SIL, dan PT GGP dengan sistem pinjam pakai dengan kompesansi dengan jangka waktu 10 tahun dan dapat ditinjau kembali.

LEAVE A REPLY