. . .

Serunya Komunitas Metro Fun Fishing

image_print

TRANSAMPUNG.COM, METRO – Provinsi Lampung memiliki beberapa spot mancing yang menarik untuk para Angler (pemancing), khususnya spot atau lokasi yang ada di perairan laut. Kali ini komunitas Metro Fun Fishing yang beranggotakan, Mujiono Yasin, Wawan, Arief, Komenk, Jilly, dan Ahmad mencoba spot di daerah Bagan Sebalang.

Sebelum berangkat kami mempersiapkan beberapa piranti peralatan mancing laut seperti Reel minimal kekuatan drag power 5000, PE Line minimal no 3, shock leader min 30 LB, dan line fluoro carbon min 30 lb, serta mata pancing beberapa ukuran dari no 3 sampai dengan no 9. Sabtu, 7 April 2018 Perjalanan kami mulai pukul 4 pagi, dari Kota Metro kami membelah dinginnya angin pagi dengan bercengkrama dan berdoa supaya hasil kami hari ini mendapatkan ikan monster. Melalui jalur Jalan Pramuka lalu masuk ke Kemiling dan melewati Lembah Hijau, kami lurus menuju Pusat Pelelangan Ikan untuk membeli umpan cumi dan rebon (tujuannya untuk mengundang ikan besar). Spot Bagan bisa melalui beberapa dermaga, namun kali ini kami masuk melalui Pantai Sari Ringgung. Karena kapal yang kami sewa ada disini. Sesampainya di Ringgung Kang Sam sang Nahkoda Kapal sudah menanti kami dan dengan sigap membawa barang bawaan kami ke kapal. Sekitar pukul 6 pagi kami mulai menuju spot Bagan Sebalang. Perlu diketahui spot ini terdapat ratusan Bagan, hanya kapal yang biasa disewa pemancing lah yang tau Bagan mana yang di bawahnya ada Rumpon (terumbu karang buatan). Sekitar 1 jam perjalanan kami pun sampai di spot pertama, semua pancing diturunkan dengan umpan udang hidup, dan Angler Wawan yang  strike pertama ikan Giant Traveling (GT) atau Simba jenis Raweng ukuran sedang pun berhasil naik ke perahu kami. Strike beruntun dialami semua Angler. Setelah pesta strike sekitar 2 jam kami pun pindah ke bagan lain. Di sini kembali Strike GT ukuran monsters berhasil saya naikan. Hari ini kami sangat bersyukur, karena kondisi lautnya teduh tanpa ombak tinggi dan arus deras, cuaca panas pun kami hiraukan karena strike berkali kali yang membuat kami semangat. Di spot Bagan Sebalang juga kami naikan beberapa jenis ikan seperti gabus laut, dan kerapu. Jilly angler termuda hari ini terbilang kecewa, karena 2 kali strike ukuran jumbo, namun ikan tidak bisa dinaikan ke kapal, karena pemula dan belum memahami cara menangani tarikan monster. Tepat pukul 16.30 2 box kami hampir penuh, karena kondisi mendung kami putuskan pukul 17.00 untuk kembali ke darat.

Sembari arah pulang kami pun sempat berhenti di beberapa spot untuk memancing teknik Jig, Minnow dan popper, kang Ahmad Angler dari Bandar Lampung yang hobby bermain Minnow pun sempat strike GT. Umpan udang hidup yang kami bawa pun kali ini masih cukup banyak, karena kapal Kang Sam dibekali airator. Perjalanan pulang kami kali ini cukup menggembirakan, karena total 12 ikan Simba berhasil kami bawa pulang. (Mujiono/rls)