Seru, Darmajaya-STIE Prasetiya Mandiri Adu Argumen

0
393
views

translampung.com – Tim debat dari Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya beradu argument saat berhadapan dengan tim debat dari STIE Prasetiya Mandiri pada Debate Competition Manajement Fair 2016 di Gedung Pascasarjana IBI Darmajaya, kemarin (07/04). Tim Darmajaya pro atas mosi debat yang menyatakan Iklan e-commerce pada film pendek di youtube kurang efektif dibanding televisi. Sementara tim STIE Prasetiya Mandiri kontra akan hal tersebut.

“Masyarakat Indonesia saat ini lebih banyak yang menonton televisi dibanding youtube karena menjangkau semua kalangan usia, dan tidak tergantung dengan koneksi internet. Lagi pula, masyarakat cenderung merasa terganggu ketika muncul iklan pada saat menonton film di youtobe. Mereka akan lebih memilih untuk menskip iklan tersebut. Berbeda saat masyarakat menonton televisi yang akan membiarkannya bahkan menyaksikannya,” ujar Indri Yuliana dari tim IBI Darmajaya,.

Pendapat tersebut dibantah oleh Syaiful Ramadhan dari STIE Prasetiya Mandiri yang menuturkan, pesatnya kemajuan teknologi membuat masyarakat terbiasa menyaksikan film pendek melalui youtube dan hal tersebut dapat menjadi peluang sebagai iklan e-commerce yang lebih efektif dan hemat biaya. Diungkapnya, berbeda dengan televisi yang bergantung dengan sambungan listrik, youtobe dapat diakses dimana saja, kapan saja melalui smartphone.

Mengusung tema Create Creative Entrepreneurs With Creative Business, kompetisi yang berlangsung selama tiga hari (6-8 April 2016) ini diikuti 8 tim dari berbagai perguruan tinggi se Indonesia. Selain IBI Darmajaya dan STIE Prasetiya Mandiri, kompetisi debat nasional ini juga diikuti Universitas Telkom Bandung, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, Darma Wacana Metro, dan Universitas Muhammadiyah Lampung.

Ketua Pelaksana Debate Competition Manajement Fair 2016, Ronavita Tanzania mengungkapkan, ini kali ke empat kompetisi tersebut digelar dengan tujuan menjadi media bagi mahasiswa untuk berkompetisi meraih prestasi, sharing ilmu pengetahuan tentang manajemen bisnis dan mempererat tali silahturahmi antara mahasiswa se Indonesia.

Rona melanjutkan, masing-masing tim dinilai kemampuan debatnya oleh dewan juri diantaranya, Abduh Rahmat Amri, SE dan Edwinata NR Ahmad, SPd dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Lampung, Zul Heqi Herlan, SKom pengusaha saung jamur Lampung, serta Herlina, SE., MM dan Andri Winata, SE., M.Sc dosen IBI Darmajaya
Menanggapi acara tersebut, Rektor Bidang Akademik dan Riset IBI Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., MM mengucapkan selamat berkompetisi kepada para peserta. Ia berharap peserta dapat menjaga sportivitas, memperoleh ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi peningkatan prestasi akademik. “Mudah-mudahan kompetisi debat tingkat nasional ini menjadi pembelajaran bagi para peserta untuk termotivasi dalam meningkatkan kompetensinya, berfikir kreatif, dan mampu meraih prestasi,” harapnya.(rls)

LEAVE A REPLY