September 68 Kampung Gelar Pilkakam Serentak

0
275
views
MENGGALA – Sebanyak 68 Kampung dari jumlah 147 kampung di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Tulang Bawang, dijadwalkan akan menggelar Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) Serentak pada 18 September 2017 mendatang.
Guna mendukung kesuksesan pelaksanaan Pilkakam Serentak tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang secara intensif juga terus melakukan pembinaan terhadap Panitia Pilkakam di 68 kampung, agar dapat melaksanakan Pilkakam dengan baik, aman, tertib dan demokratis.
Pembinaan digelar oleh Pemkab Tulang Bawang dengan melakukan pembekalan terhadap Panitia Pilkakam di 19 kampung di 3 kecamatan, yaitu Banjar Baru, Banjar Agung dan Banjar Margo, yang akan melaksanakan Pilkakam. Acara ini dipusatkan di Balai Kampung Kahuripan Jaya, Kecamatan Banjar Baru.
Kegiatan itu dihadiri oleh Asisten I Sekdakab Tulang Bawang Dr. Akhmad Suharyo, Inspektur Dr. Pahada Hidayat, Kepala DP2KAD Dr. Rustam Efendi selaku narasumber dari Pemkab Tulang Bawang. Selain itu juga hadir Kabag Tapem, unsur DPMKK, Bappeda, serta Camat Banjar Baru Arianto.,S.STP, Camat Banjar Agung Sudirman, Camat Banjar Margo Umar, para Pj. Kepala Kampung dan Panitia Pilkakam di 3 Kecamatan.
Selaku tuan rumah dan mewakili tiga kecamatan yang mendapat pembekalan tentang Pilkakam, Camat Banjar Baru Arianto berharap agar setelah kegiatan ini Panitia Pilkakam dapat benar-benar menguasai tugasnya untuk mensukseskan Pilkakam di kampungnya masing-masing.
Sementara itu, Asisten I Sekdakab Tulang Bawang Akhmad Suharyo mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan penjelasan kepada Panitia Pilkakam agar dapat mengetahui tugas dan fungsinya dengan baik.
“Panitia Pilkakam harus menguasai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena Pilkakam sekarang berbeda dari sebelumnya. Panitia Pilkakam sekarang seperti KPU. Diupayakan keputusannya mutlak. Sehingga kampung menjadi lebih mandiri,” ujarnya.
Asisten I Akhmad Suharyo juga berharap, agar Camat dapat terus melakukan pendampingan, dan memberikan perhatian serius terhadap Pilkakam. Kemudian kepada Pj Kepala Kampung, Asisten I juga menekankan agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik untuk mensukseskan Pilkakam di kampungnya.
Sedangkan Inspektur Kabupaten Tulang Bawang Pahada Hidayat, berpesan kepada Panitia Pilkakam agar dalam penggunaan anggaran Pilkakam yang digulirkan Pemkab Tulang Bawang sebesar 20 juta rupiah per kampung, dapat dipertanggungjawabkan. “Tidak susah, tergantung niatnya untuk tertib. Panitia Pilkakam diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” pesannya.
Disisi lain menyinggung dana desa, Inspektur Pahada Hidayat berpesan agar kampung-kampung dapat memasang papan pengumuman atau baleho tentang penggunaan dana desa/kampung untuk memberikan informasi publik, sesuai amanat undang-undang. Selain itu Ia mengatakan, masyarakat juga dapat berperan dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana desa.
Tentang anggaran Pilkakam, penjelasan disampaikan oleh Kepala DP2KAD Tulang Bawang Rustam Effendi, bahwa dalam pertanggungjawaban anggaran yang digulirkan, Panitia Pilkakam harus memperhatikan administrasinya secara tertib.
“Pengelolaan keuangan negara, harus dalam rel aturan, panitia Pilkakam agar segera melengkapi dokumen yang ditetapkan, agar pengeluaran dana segera bisa dicairkan. Sedangkan dalam penggunaannya harus dipertanggungjawabkan dengan administrasinya secara tertib, sesuai peraturan. Tidak dipungut apapun dalam pengurusan Anggaran Pilkakam maupun Dana Desa selama ini. Jika ada di dinas saya yang melakukannya, laporkan saya,” tambah Kepala DP2KAD Rustam Efendi. (als).