Sepi, Pedagang Pasar Tejoagung Tinggalkan Kios

0
361
views

METRO – Sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Tejoagung, Metro Timur mulai resah dan mulai mengosongkan kios amparan yang disewanya dari Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar) setempat. Langkah tersebut diambil para pedagang lantaran kondisinya sepi dari  pembeli dan banyak tarikan retribusi yang tidak jelas, dan bahkan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Salah satu pedagang Sutri (50) mengaku dalam waktu dekat ini akan bersiap mengosongkan kios dagangannya yang dinilai tidak tetap untuk berjualan. Selain biaya sewa mahal tidak ada pemasokan karena sangat sepi. Apalagi kata dia  untuk dagangan kering seperti sembako lumpuh total. Bahkan nyaris perhari hanya satu dua orang saja yang beli. “Banyak faktor yang menyebabkan itu, salah satunya pemasok distibutor   sembako yang menjual grosir dan eceran bahkan kiloan, makanya sepi,” keluhnya.

Menurutnya, pembanguan tersebut sudah mengalami kesalahan dalam perencanaan pembangunannya. Sebab, kata dia, lokasi berdirinya pasar memang bukan tempat yang dominan didatangi masyarakat.

“Kalau diperhatikan memang lokasinya stategis berada di Jalan Raya Stadion tepatnya di Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur. Namun karna kesalahan awal maka akibatnya pedagang enggan berjualan disini. Kemudian diikuti oleh masyarakat merasa tidak tertarik untuk berbelanja. Alasannya pedagang yang berjualan sepi,” ungkapnya.

Sementara itu dikonfirmasi Radar Metro Kepala UPT Pasar Pasar Tejoagung Mutim mengaku enggan berkomentar banyak terkait kondisi pasar baik dari jumlah  pedagang maupun adanya retribusi liar. “Maaf mas saya takut berkomentar, entar salah ngomong. Lebih baik langsung ke Kantor Dinas Pergadangan dan Pasar saja,” ujarnya singkat dikonfirmasi Radar Metro melalui telephone selulernya.(fdy/ria)

LEAVE A REPLY