Senin, Taman Merdeka Harus Steril

0
425
views

TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Sejumlah pedagang dipastikan harus meninggalkan lokasi berdagangnya di Taman Merdeka Kota Metro. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro hanya memberikan waktu hingga Hari Minggu (3/9) untuk berdagang di Taman Merdeka.

”Kami beri waktu sampai Hari Minggu. Nah malam Senin itu terakhir. Jadi Hari Senin sudah steril semua,” ujar Wakil Walikota Metro Djohan saat menerima keluhan para pedagang Taman Merdeka di Ruang Kerja Walikota Metro, Selasa (29/8/).

Djohan mengatakan, untuk sementara waktu para pedagang akan ditempatkan di Eks Transmigrasi di Jalan A.H Nasution. Namun, lantaran aset Eks Transmigrasi akan diratakan terlebih dahulu para pedagang diberikan waktu hingga hari Minggu untuk berdagang di Taman Merdeka.

Selanjutnya, jelas Djohan pemkot juga akan mencarikan tempat yang layak untuk para pedagang. Nantinya, pedagang akan ditempat di Lapangan Samber. ”Kita arahkan kesana. Karena kan sekarang Samber masih dalam pembangunan. Jadi kalau sudah selesai kita bisa arahkan kesana,” jelasnya.

Diakuinya, jumlah pedagang di lokasi taman juga terus bertambah. Bila pada pendataan jumlah pedagang hanya mencapai sekitar 50 an orang, kini naik menjadi 80 pedagang. ”Nah ini giliran mereka (Pedagang, red) menghadap katanya jumlahnya 137 pedagang. Kok jadi bertambah banyak,” ungkapnya.

Menurut Djohan, sejak Taman Merdeka dibangun memang fungsi taman untuk ruang terbuka hijau (RTH). Artinya, memang tidak diperbolehkan untuk digunakan berjualan. ”Sudah dari jamannya Pak Lukman dulu memang tidak boleh berdagang disana. Ini sudah salah kaprah. Apalagi visi Kota Metro kan salah satunya sebagai Kota Pariwisata dan Taman Merdeka itu salah satu tempatnya. Sekarang kondisi taman rumput, pohonnya pada rusak, banyak pedagang ya dilihat kan tidak enak,” tandasnya.

Sementara itu, Anwar perwakilan pedagang mengaku siap untuk dipindahkan. Namun ia meminta para pedagang di tempatkan yang layak dan tidak jauh dari Taman Merdeka. ”Kami bersedia pindah asal tempatnya layak. Kami juga menerima dipindahkan disini. Tetapi kami berharap pemerintah menyediakan tempat yang layak untuk kami berdagang dan tidak jauh-jauh dari Taman Merdeka,” pungkasnya. (tnn)