. . .

Sengkarut Dugaan Penyimpangan Dana Bansos NU Tubaba 2009-2018, Pospera: DPRD Jangan Berpangku Tangan.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN
Mundurnya H.Sugito.,AS dari tampuk kepemimpinan Ketua PC-NU Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) periode 2014-2019 untuk menjadi calon Legislatif (Caleg) 2019 mendatang, mendapat kecaman keras dari organisai Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten setempat.

Hal tersebut diduga selain terindikasi melakukan penyimpangan atas Bansos Hibah pemkab Tubaba  sejak 2009-2018, H.Sugito.,AS disinyalir kuat memperkaya diri sendiri dengan dalih beragam pembangunan dan kegiatan NU akhir belakangan kemarin mendapat kucuran dana hasil swadaya.

‎Menurut Ketua PAC Pospera Tubaba Dedi priyonos.,SH ‎menyikapi mundurnya Ketua PC-NU setempat  yang menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR)  atau dugaan sengkarut sejumlah program organisasi NU akhir belakang ini, ‎ pihaknya memintak ketegasan badan Legislatif DPRD Tubaba upaya melakukan tindakan tegas terkait dugaan tersebut.

” Saya berharap kepada lembaga eksekutif juga Legislatif yang miliki fungsi pengawasan, jangan berdiam diri menyikapi pembangunan tersebut, apalagi pembangunan Sekretariat PC-NU itu menggunakan dana Bansos dari Pemkab, yang sebelumnya tidak diakui oleh Sugito.” Kata Dedi saat berbincang terhadap Translampung.com‎ pada (16/7/2018) pukul 17:15 Wib.

‎Lanjut dia, pihaknya menyayangkan pengunduran diri H.Sugito Selaku Ketua PC-NU sebelum jabatannya berakhir, apalagi ada tanggung jawab yang belum dituntaskan seperti mangkraknya bangunan rencana kantor NU Tubaba di Tiyuh Penumangan sejak tahun 2009-2018 lalu, sementara  saat ini hendak kembali membangun sekretariat PC-NU di‎ Tiyuh Tirta Makmur dengan anggaran dana Bansos 2018 Rp 100 juta. Diduga selama ini pihak terkait telah melakukan  pemborosan anggaran.

‎” Organisai NU adalah wadah umat islam yang sangat besar di Tubaba, eksistensinya sangat berperan bagi Umat. Jika Ketua PC-NU mengaku sejak 2019-2017 tidak pernah mendapatkan bantuan itu mustahil, oleh karenanya saya kira ini patut di usut tuntas oleh pihak berwajib.” Imbuhnya.‎ (Dirman)