. . .

Sempat Telan Korban, Pembangunan Jembatan Gantung Kanoman-Banjarnegara Habiskan Rp13 Miliar

image_print
MULAI PEMBANGUNAN: Satu unit alat berat tampak sedang dioperasikan seorang operator, dalam peroses pembangunan jembatan sejak Kamis (3/5) lalu. (Foto: AYP)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Setelah belasan tahun kondisinya memprihatinkan dan sempat telan korban jiwa, kini jembatan gantung penghubung Kecamatan Semaka dengan Wonosobo mulai dibangun kembali.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanggamus menyebutkan, pembangunan jembatan gantung yang terbentang di antara Pekon Kanoman dengan Pekon Banjarnegara itu, menghabiskan dana Rp13 miliar.

Kepala Dinas PUPR Tanggamus Riswanda Djunaidi, melalui Kepala Bidang Bina Marga Ishak Basuki menjelaskan, pembangunan kembali jembatan gantung sudah dimulai sejak Kamis (3/5) lalu. Rencananya, pembangunan jembatan gantung itu mengandalkan konstruksi baja.

“Dengan bentang jembatan keseluruhan termasuk oprit sekitar 70 meter dan lebar 6 meter. Sumber dana pembangunannya, diambil dari APBD Tanggamus tahun 2018. Nilainya sekitar Rp13 miliar,” beber Ishak Basuki, Senin (7/5).

Selama pengerjaan, arus lalu lintas terpaksa ditutup. Menurut Ishak, penutupan total itu dilakukan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagai akses alternatif, warga yang hendak melintasi sungai, diminta untuk mengandalkan jasa penyeberangan perahu yang disediakan warga sekitar. (ayp)

error: Content is protected !!