. . .

Sembunyi di Kepulauan Ba-Bel, DPO Curas Tanggamus Didor

image_print
TERTATIH: Buronan kasus curas, Arman (27) berjalan tertatih menuju ruang tahanan Mapolsek Pugung, lantaran kaki kirinya dihadiahi timah panas ketika melawan saat penangkapan. (Foto: DOKUMENTASI POLSEK PUGUNG)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Terhenti sudah pelarian Arman (27). Itu setelah kaki buronan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) wilayah hukum Kabupaten Tanggamus tersebut ditembus timah panas Anggota Polsek Pugung yang mengejarnya hingga ke Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung (Ba-Bel).

Kapolsek Pugung Ipda. Mirga Nurjuanda, S.Sos. mengatakan, penghuni daftar pencarian orang (DPO) itu, berhasil dibekuk saat bersembunyi di Kampung Batu Tunu, Kelurahan Kutopanji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

“Di (Bangka) sana, tersangka ditangkap saat bekerja proyek bangunan. Di sana memang dia tidak melakukan perlawanan. Namun sesampainya di wilayah Kabupaten Tanggamus, tersangka melawan dan membahayakan petugas. Sehingga diberikan tindakan tegas terukur pada kaki kirinya,” jelas Mirga Nurjuanda, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.I.K., M.Si.

Kapolsek Pugung mengungkapkan, tersangka ditangkap pada Selasa (17/7) lalu sekitar pukul 18.00 WIB. Penangkapan tersangka berdasarkan laporan korban Kamsan (25) pada tanggal 12 Juni 2017 silam. Korban mengalamai kerugian sepeda motor Yamaha Vega-R bernomor polisi B 6300 TGM.

Setiap beraksi, lanjut Mirga Nurjuanda, Arman tidak sendirian. Dia bersama rekannya yang bernama Sunari alias Isun (27). Warga Pekon Sukaagung, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus yang terlebih dahulu ditangkap pada, Jumat (6/4/18) lalu.

Modus kejahatan yang dilakukan tersangka, jelas kapolsek, yaitu dengan berpura-pura menanyakan alamat ketika bertemu korban di jalan Dusun Sugiwaras, Pekon Tanjungkemala. Kemudian tersangka mengajak korban mengobrol. Lalu tersangka memukul korban menggunakan kayu sampai korban tak sadarkan diri.

“Kemudian keduanya melarikan sepeda motor korban ke arah Pekon Rintis,” beber Mirga Nurjuanda.

Saat ini tersangka berikut barang bukti sepeda motor Yamaha Vega-R B 6300 TGM dan sebatang kayu yang digunakan tersangka memukul korban, diamankan di Mapolsek Pugung.

“Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara,” tandas Mirga Nurjuanda. (ayp)