Selama Perayaan Nyepi, Layanan Internet di Bali Dimatikan

TRANSLAMPUNG.COM – Direktur Jenderal Bina Masyarakat Hindu, Kementerian Agama RI, I Ketut Widnya mengatakan, dalam pelaksanaan hari suci Nyepi, Majelis Agama Hindu telah mengusulkan dimatikannya layanan internet sementara di Bali.

Usulan ini telah mendapat persetujuan dari pihak-pihak terkait dan dukungan dari tokoh agama lain yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Kemarin sudah dibicarakan oleh Parisade, perwakilan dari Bali. Internet di rumah sakit dan pelayanan umum lainnya tetap hidup,” kata dia melalui keterangan tertulis, Kamis (15/3).

Pembahasan tentang usulan ini, kata Widnya, juga melibatkan Pangdam, Polda, Kakanwil Kemenag, Kominfo, dan KPID Provinsi Bali.

“Imbauan ini hanya berlaku di Bali saja sebagai bentuk penghormatan. Namun, internet di pelayanan publik tetap berjalan. Sudah bicarakan secara teknis di mana saja yang harus tetap jalan,” imbuh Widnya.

Dalam perayaan Nyepi ini, Widnya mengajak umat Hindu untuk melaksanakannya sesuai Desa (tempat), Kala (waktu), dan Patra (keadaan).

“Laksanakan Hari Suci Nyepi sesuai desa, kala, patra dan tetap berdasarkan pada satyam (kebenaran), siwam (kesucian),  dan sundaram (keindahan),” ujarnya.

Widnya mengatakan, hari suci Nyepi adalah hari yang paling penting dalam agama Hindu. Sebab, pada hari ini dilaksanakan ajaran-ajaran yang terpenting seperti tapa, brata, yoga, dan samadhi. (rgm/JPC)

News Reporter