Selain Alergi Dengan Wartawan, Pihak BPN di Duga Kuat Lakukan Pungli

0
854
views
Kantor BPN Kabupaten Pesawaran. Foto: Yudi/Trans Lampung

Translampung.com-Pihak Badan Pertanahaan Nasional ( BPN) Kabupaten Pesawaran diduga kuat lakukan pungli dengan meminta uang pelicin dari para Notaris yang hendak mengurus pemberkasan yang masuk di kantor tersebut.

Selain diduga kuat melakukan perbutan pungli, pihak BPN juga alergi terhadap para awak media yang hendak menggali informasi di kantor tersebut. Pasalnya, sudah beberapa kali awak media ingin bertemu dengan kepala BPN untuk menggali dan mengkonfirmasi terkait dugaan punggli di Kantor BPN, namun kepala BPN Kabupaten Pesawaran tersebut  enggan di temui, seolah-olah menghindar dari awak media.

Dugan adanya pungli yang di lakukan oleh Pihak BPN terhadap para Notaris selaku mitra kerjanya selama ini bukan rahasia umum lagi. Karena menurut sumber, bahwa pihak BPN melakukan penekanan kepada notaris dengan mematok uang pelicin dalam pembuatan segala bentuk pemberkasan atau surat surat lainya.

“Ini memang sudah lama mas, kita selalu di tekan untuk membayar uang pelicin yang mereka minta dalam pembuatan bentuk sertifiakat atau surat menyurat lainya, tapi mereka tidak mau pakai kwitansi,” kata salah satu pegawai Notaris yang mewanti- wanti namanya tidak di publikasikan belum lama ini.

Menurutnya, selama ini pihak BPN dalam pembuatan surat menyurat pertanahan selalu mematok bayaran atau uang pelicin untuk memuliuskan pemberkasan tersebut .

“Tergantung luas lahan dan jarak wilayahnya, kami di Notaris ini cuma nurut saja, kalau tidak maka semua jenis surat yang akan kami buat di perhambat mereka,” ucapnya.

Sementara, Kepala BPN Pesawaran, Barka Julianto tidak bisa ditemui untuk mengkonfirmasi terkait hal itu, seolah-olah  menghindar dengan segala macam alasan dan menyarankan untuk konfirmasi kepada Kepala Seksi (Kasi) Persengketaan BPN pesawaran, Susilo.

“Bapak tidak bisa di temui karna lagi ada urusan jadi semua persoalan yang ingin di konfirmasi di serahkan kepada saya,”kata Susilo Selasa( 14/2)

Susilo menyangkal adanya pungli di BPN karna selama ini pihaknya tidak pernah meminta uang pelicin kepada para Notaris.

“Tidak benar itu, mana berani kita melakukanya, karena kita tau hal seperti itu sudah melanggar, karena selama ini sudah di tekankan tidak adanya pungli pungli, kalau masalah keterbukaan publik kami legowo, awak media mana yang hendak menggali informasi kami persilahkan,” kilahnya.(ydn)