. . .

Sekkab Adi Canangkan Imunisasi MR

image_print

Diskes Targetkan 340.227 Anak

TRANSLAMPUNG.COM, GUNUNGSUGIH – Pencanangan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella atau Measles Rubella (MR) Lampung Tengah (Lamteng) dilaksanakan di SMPN 1 Gunungsugih, Rabu (1/8). Imunisasi MR dijadwalkan berlangsung 1 Agustus hingga 30 September 2018.

Pencanangan imunisasi MR dihadiri Sekretaris Kabupaten Lamteng Adi Erlansyah, Ketua Tim PKK Lamteng Ellya Lusiana Loekman, Ketua Dharma Wanita Lamteng Rusdiana Adi Erlansyah, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Lindawaty, M.M., Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Damayanti, SKM., M.M. serta unsur Muspida.

Adi Erlansyah dalam sambutannya, mengatakan, imunisasi Campak Rubella merupakan program dari Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan serentak seluruh kabupaten/kota di Lampung. Melalui pencanangan imunisasi MR di SMPN 1 Gunungsugih diharapkan anak-anak di Lamteng terbebas dari penyakit Campak dan Rubella.

Untuk menyukseskan kegiatan imunisasi MR, Adi berharap semua pihak dapat membantu dan berpartisipasi aktif, khususnya orang tua untuk mengikutsertakan anak-anaknya dalam kegiatan imunisasi serentak tersebut.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Lowongan Lindawaty menjelaskan, imunisasi MR merupakan komitmen pemerintah untuk menekan angka kematian, kesakitan, dan kecacatan pada anak. Masuknya vaksin MR pada program imunisasi nasional dilatar belakangi pencapaian cakupan imunisasi campak mengalami penurunan setiap tahun. Hal itu dikarenakan efikasi vaksin campak hanya 85 persen sehingga masih ditemukan kejadian luar biasa (KLB) pada suatu wilayah.

“Hal yang dilakukan pemerintah untuk mencegah terjadinya KLB yaitu melalui imunisasi tambahan seperti Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional dan imunisasi campak,” ujar Lindawaty.

Sasaran imunisasi MR yakni anak mulai usia 9 bulan hingga anak kurang dari 15 tahun. Dinas Kesehatan (Diskes) setempat menargetkan imunisasi MR menyasar 340.227 anak di Lamteng yang akan dilaksanakan pada 3.046 pos imunisasi. Rinciannya, pelaksanaan dilakukan pada 1.840 sekolah dan 1.206 posyandu.

Kabid Pencegahan dan Perlinduungan Penyakit Damayanti, SKM., M.M. menambahkan, kegiatan imunisasi selama Agustus ditujukan bagi siswa sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD, dan SMP. Kemudian pada September menyasar balita dan anak putus sekolah. “Kita berharap, imunisasi MR dapat berlangsung sukses dan mencapai target 95 persen,” tukasnya.(jar)