Sejumlah 42 Mahasiswa Lampung Bergabung Bersama Aktivis Pospera Rembuk Nasional 98

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.
Sejumlah 42 Mahasiswa‎ dari tiga universitas Propinsi lampung turut bergabung bersama aktivis pospera se-lampung dalam kegiatan rembuk nasional melawan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme sejak 20 tahun reformasi.‎

Hal tersebut selain mendukung gerakan aktivis 98 melawan lupa, sejumlah mahasiswa tersebut paham atas apa yang telah diperjuangkan para senior mahasiswa kala itu, uapaya menyerukan demokrasi hak dan kebebasan dalam denyut nadi‎ bagi seluruh anak bangsa yang sempat tergadai pada masa Orde baru.

Bedasar pantauan Translampung.com ‎serombongan Aktivis tersebut berangkat dari lampung pada (6/7/2018) sejak pukul 16:00 Wib yang saat ini sedang rehat sejenak di rest area karang tengah Kecamatan Pinang, Kabupaten Tanggerang Propinsi Banten pukul 08:45 Wib.

Menurut Ketua DPD Pospera lampung Marsat jaya disela rehat melepas lelah mengatakan. ‎Setibanya di jakarta kita akan melakukan registrasi ulang atas data peserta yang telah di laporkan terhadap panitia, untuk itu ‎semua nama peserta waji terlampir untuk mentaati kedisiplinan bedasarkan ketentuan yang ada.

” saya berhapap dalam kegiatan nasional ini pospera Lampung dapat terlihan Kekompakan, kebersamaan dan persatuan bahkan mampu senantiasa dapat m‎enjaga, menghargai antar sesama suku, ras dan agaman demi tercapainya kesatuan dan pesatuan yang telah tertuang dalam tujuan reformasi.” Kata Marsat terhadap Translampung.com pada (7/7/2018) pukul 09:00 Wib.

Lanjut dia, terkait ‎kegiatan deklarasi nasional tersebut ketua DPD Pospera lampung menegaskan tidak ada kaitannya dengan Pilgub lampung kemarin yang saat ini sedang ramai atas dugaan money politik.
‎‎
” saya tegaskan Pospera Lampung Netral dan tidak memihak terhadap satu calon manapun, ‎terkait dugaan pelaku money politik kami sebatas mendukung langkah yang akan di lakukan oleh piihak Gakkumdu, Bawaslu dan KPUD sebab merekalah yang dapat menentukan jika Paslon tersebut melanggar atau tidak.” Katanya. (Dirman)

News Reporter
Kepala Biro Tulangbawang Barat