. . .

Seharian Galang Donasi dari Pemkab dan Forkopimda untuk Anika Nur Hasanah, Diapresiasi Wabup dan Kapolres Tanggamus

image_print

BUKTI TRANSFER: Itulah bukti transfer hasil penggalangan dana yang dilakukan sejumlah jurnalis Tanggamus di lingkungan pemkab setempat, lalu dikirim ke rekening atas nama Marwan (ayahanda Anika), Rabu (26/9) pukul 16:50:08 WIB. (Foto: HUMAS POLRES TANGGAMUS)

 

Dari Soliditas dan Solidaritas Para Insan Pers Tanggamus untuk Peduli Sesama

SANUBARI dan rasa kemanusiaan insan pers di Kabupaten Tanggamus terketuk untuk membantu Anika Nur Hasanah (11). Putri sulung pasangan suami-istri Marwan (38) dan Lasini (37) asal Pekon Bandingagung, Kecamatan Talangpadang itu, divonis menderita kebocoran jantung sejak Desember 2017 lalu. Para jurnalis sangat berharap, donasi yang sudah tergalang dari berbagai pihak dapat meringankan beban Marwan dan Lasini selama mendampingi putri mereka menjalani pengobatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Aksi sosial besutan puluhan jurnalis Tanggamus itu, juga sekaligus untuk menepis stigma negatif yang kerap disematkan khalayak pada profesi wartawan. Karena sejatinya wartawan bekerja dan bergerak mengedepankan hati dan profesionalisme, bukan dengan arogansi dan premanisme.
 
Laporan A. Yogy/ TANGGAMUS 

SEDARI pagi hingga lewat tengah hari Rabu (26/9), sejumlah insan pers di Kabupaten Tanggamus sejenak mengesampingkan rutinitasnya. Ada misi kemanusiaan yang harus diemban. Yaitu menggalang donasi dari seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanggamus, untuk membantu Anika Nur Hasanah dan orang tuanya, Marwan dan Lasini.

Aksi sosial bertajuk Wartawan Tanggamus Peduli itu, juga didukung penuh oleh Kepolisian Resor Tanggamus. Dalam hal ini, Tim Humas polres setempat. Penggalangan dana dilakukan dengan berjalan kaki bersama door to door pada setiap kantor OPD/instansi vertikal.

Sehingga secara filosofis, meskipun tidak ada ikatan darah dengan pihak yang dibantu, namun kalangan jurnalis yang menghimpun dana bisa turut merasakan kesulitan yang dialami Marwan sekeluarga.

Penatnya kaki yang semakin lama menggelayuti, tetesan peluh yang tak terasa sudah membasahi pakaian, tertepis oleh kobaran semangat demi membantu sesama. Setelah sekian jam berjalan, akhirnya donasi yang terkumpul mencapai Rp7.235.500. Ungkapan terima kasih tak terhingga kepada segala pihak yang telah bermurah hati menyisihkan sebagian rezeki untuk Anika Nur Hasanah yang kini berjuang melawan penyakitnya di RSCM.

Wakil Bupati Tanggamus, Hi. A.M. Syafi’i, S.Ag. yang sekaligus menjadi salah seorang donatur, sangat mengapresiasi inisiatif aksi sosial yang digagas sejumlah wartawan Tanggamus. Terlebih, galangan donasi itu ditujukan untuk warga Kabupaten Tanggamus.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan jiwa solidaritas yang sangat tinggi dari kawan-kawan jurnalis (Tanggamus). Semoga ananda (Anika Nur Hasanah) pengobatannya berjalan lancar dan lekas sembuh. Lalu orang tuanya diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan untuk menghadapi ujian yang dialami putrinya,” ujar wabup mendoakan Anika.

WABUP TANGGAMUS BERDONASI: Wakil Bupati Tanggamus A.M. Syafi’i (depan-tengah) secara langsung turut memberikan donasi untuk membantu Anika Nur Hasanah, yang digalang oleh sejumlah wartawan Tanggamus, Rabu (26/9) sore. (Foto: HUMAS POLRES TANGGAMUS)
Apresiasi serupa juga terlontar dari Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.I.K., M.Si. Terlebih selain para insan pers, Tim Humas Polres Tanggamus melalui Nanang Muslih, juga terlibat langsung dalam aksi penggalangan dana ini.

“Sangat luar biasa semangat dan jiwa sosial rekan-rekan. Aksi-aksi seperti ini, sangat patut ditiru oleh para organisasi profesi lainnya. Semoga donasi yang sudah terkumpul bisa meringankan beban ananda Anika Nur Hasanah dan orang tuanya. Sekali lagi, sungguh luar biasa,” tutur orang nomor satu Korps Bhayangkara di Tanggamus itu.

DIAPRESIASI KAPOLRES TANGGAMUS: Aksi sosial gagasan dari sejumlah wartawan untuk membantu Anika Nur Hasanah, mendapat apresiasi san dukungan penuh dari Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma (tengah-duduk). (Foto: HUMAS POLRES TANGGAMUS)

Salah seorang jurnalis senior di Tanggamus, Sayuti mengatakan, donasi yang berhasil terkumpul, sungguh jauh melampaui ekspektasi. Selain dari kalangan pejabat, jaksa, para perwira, serta anggota Polres Tanggamus, kalangan jurnalis yang mengetahui aksi sosial ini juga turut menyumbangkan rezekinya.

“Intinya, kami hanya ingin membantu Anika dan orang tuanya. Untuk itulah, kami menginisiasi penggalangan dana ini. Karena kemampuan finansial keluarga tersebut sangat memprihatinkan. Ayah dari Anika (Marwan) hanya seorang pencari barang rongsokan. Sementara penyakit yang diderita putrinya, tentunya memerlukan biaya pengobatan serta perawatan yang tidak sedikit. Semoga donasi yang sudah terkumpul ini bisa membantu keluarga tersebut,” tutur Sayuti didampingi Albertus Yogy, Chandra Irawansyah, Rusdi, Herwin, dan sejumlah wartawan lainnya.

UCAPKAN TERIMA KASIH: Salah seorang jurnalis senior di Tanggamus, Sayuti mengucapkan terima kasih terhadap semua pihak yang telah bersedia memberikan donasi untuk Anika Nur Handayani. (Foto: HUMAS POLRES TANGGAMUS)
Tim Humas Polres Tanggamus Nanang Muslih pada kesempatan ini juga menegaskan, penggalangan dana untuk Anika Nur Hasanah hanya dilakukan satu kali, yaitu Rabu kemarin. Kemudian, teknis penyampaian donasi yang terhimpun, diberikan ke orang tua Anika via transfer rekening.

“Karena mau kami serahkan langsung, tetapi orang tua Anika dan kedua orang tuanya berada di Jakarta saat ini. Sehingga terpaksa kami lakukan via transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 114 000 741 7754 atas nama Marwan (ayahanda Anika). Pengiriman dana ini langsung kami lakukan sore ini juga. Lalu nanti kami akan menghubungi orang tua Anika lewat ponsel untuk menjelaskan hal ini,” jelas Nanang Muslih.

Lasini Sangat Berterima Kasih atas Kepedulian Wartawan Tanggamus dan Semua Pihak yang Membantu 

 

SESAAT sebelum mengirimkan himpunan dana, Sayuti mewakili kalangan jurnalis Tanggamus mencoba menghubungi nomor ponsel orang tua Anika, pada nomor 0853 8100 6702. Tak disangka, suara yang menjawab telepon di seberang sana adalah seorang anak kecil. Ternyata itu adalah Anika langsung.

“Selamat sore pak, ibu lagi mandi. Ini Anika. Maaf ini siapa ya pak?” jawab Anika dengan suaranya yang tetap terdengar nyaring meski sakit yang dideritanya sangatlah berat.

Sekarang, kata siswi kelas VI SDN 2 Pekon Bandingagung itu, dirinya sedang menunggu jadwal operasi kedua. Operasi kedua ini, untuk “menambal” kebocoran pada jantungnya. Namun belum bisa dipastikan jadwal pasti operasi kedua ini.

“Hari ini, Anika baru selesai cabut semua gigi pak. Karena kata dokter, sebelum operasi di dada, harus bersih dari semua infeksi pak,” celoteh gadis belia kelahiran 16 Februari 2007 silam itu.

Sejurus kemudian, Lasini yang merupakan ibundanya, terdengar menjawab telepon Sayuti. Setelah mendengar penjelasan dari Sayuti dan para jurnalis lainnya, suara Lasini jadi terbata. Ibu dua anak itu sungguh tak menyangka, bahwa kemarin sore akan mendapatkan donasi dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Alhamdulillah, terima kasih banyak pak. Sampaikan ke semua orang yang telah membantu kami. Hanya balasan ucapan terima kasih yang bisa saya berikan. Semoga amal bapak-bapak sekalian dan semua orang yang telah membantu, dibalas oleh Allah SWT,” ujar Lasini dengan nada terharu seraya mengatakan selama mendampingi putrinya ia dan suami indekos di Jalan Kimia Farma, tepat di belakang RSCM dengan harga Rp900 ribu/14 hari karena rumah singgah sudah overload.

Diberitakan translampung.com sebelumnya, Anika Nur Hasanah tak seberuntung anak-anak lain seusianya. Saat teman-temannya bisa bermain gembira menikmati masa kanak-kanak, bocah sebelas tahun asal Pekon Bandingagung itu justru harus berjuang melawan kebocoran jantung yang dideritanya. Perlu biaya berobat yang tidak murah, itu sudah pasti. Kepesertaan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cukup meringankan beban orang tua Anika, Marwan dan Lasini. Pun demikian, Anika yang kini dirawat intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta sejak sekitar sebulan lalu, tetap memerlukan kemurahan hati dari sesama. Apalagi Marwan hanya bisa menghasilkan pundi-pundi Rupiah dari hasilnya mengojek dan mengumpulkan rongsokan.

Kondisi kesehatan Anika dan kemampuam ekonomi orang tuanya, kali pertama diketahui personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Talangpadang, Bripka. Edi Darul Mustofa. Mengetahui salah satu keluarga di wilayah binaannya dilanda kesulitan, Edi berinisiatif menyampaikan itu pada Kapolsek AKP Yoffi Kurniawan, S.E., S.H.

Berdasarkan penyampaian dari anggota Bhabinkamtibmas-nya, Kapolsek Talangpadang menginisiasi penggalangan dana untuk membantu siswi kelas VI sekolah dasar itu. Yoffi Kurniawan menyebutkan, personel Bhabinkamtibmas menginformasikan ada seorang anak usia pelajar di wilayah hukumnya yang mengalami penyakit kebocoran jantung. Namun saat ini, si anak sedang dirawat di RSCM Jakarta.

”Bermodalkan informasi tersebut, kami dari polsek berinisiatif mengumpulkan sumbangan dari sesama anggota Polsek Talangpadang. Sebagai sesama, kita wajib untuk saling membantu. Apalagi ayah dari Anika hanya bekerja sebagai tukang ojek dan mengumpulkan barang rongsok untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Tentu apa yang dialami putrinya, adalah ujian yang sangat berat bagi keluarga itu,” ungkap Yoffi Kurniawan, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma.

Bhabinkamtibmas Bripka. Edi Darul Mustofa menyebutkan, Anika sudah mengidap penyakit langka itu sejak berusia sepuluh tahun. Informasi itu didapat Edi dari keterangan pihak guru tempat Anika menimba ilmu. Namun karena dulu belum ada biaya, setahun kemudian barulah Marwan dan Lasini bisa mengusahakan pengobatan putrinya.

”Para guru mendapatkan keterangan dari orang tua Anika, bahwa Anika mengalami ’lubang’ di jantungnya sudah berukuran 14 centimeter dan darah sudah memasuki paru-paru. Anika sudah menjalani operasi pertama dari total tiga operasi yang direncanakan. Dan sekarang Anika beserta orang tuanya, mengontrak sementara di seputaran RSCM,” jelas Edi Darul Mustofa. (**)

error: Content is protected !!