Satu Pegawai Dinas PU Korban Kesetrum Tewas

Foto Istimewa

Lokasi kejadian tempat kedua korban tersengat di Jalan Cut Mutia.

 

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Satu dari dua korban kecelakaan kerja Hendra Jaya Putra (53) warga Sukabumi, Bandarlampung akhirnya meninggal dunia, usai menjalani perawatan secara instensif di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandarlampung, Selasa (10/7).

Rian Tama (36) rekan korban mengatakan, jenazah almarhum Hendra sudah dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Almarhum meninggal dunia sekitar pukul 2.30 wib, dan sudah dibawa pihak keluarga untuk makamkan,” ujarnya kepada radarlampung.co.id (Group Trans Lampung), saat di RS Dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandarlampung.

Rian menjelaskan, sebelum dibawa ke rumah sakit almarhum sudah tidak sadarkan diri setelah terjatuh usai memasang lampu penerangan jalan di Jalan Cut Mutia.

“Waktu jatuh itu, dia (Hendra) nggak sadarkan diri, sampai dibawa ke rumah sakit dan saat mau di rawat dokter juga minta kami untuk banyak-banyak berdoa,” terangnya.

Sementara itu, Amril (23) warga Swadaya Ujung, Kelurahan Gunung Terang, Langkapura, Bandarlampung yang menjadi korban tersengat listrik masih dalam perawatan.

“Kalau Amril sekarang sedang di ronsen, kondisinya sudah mulai membaik, Amril masih honor sedangkan almarhum senior di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, keduanya kecelakaan kerja,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung tersengat aliran listrik saat sedang memperbaiki lampu penerangan yang berada di Jalan Cut Mutia, Telukbetung Utara, Bandarlampung, Selasa, (10/7). Saat ini kedua korban yakni Hendra dan Amril sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandarlampung.

Kabid Penerangan Jalan Umum Kota Bandarlampung, Basuni Ahyar membantah, jika satu dari dua pegawainya meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat sedang memasang lampu penerangan jalan, bukanlah kecelakaan kerja.

“Itu bukan kecelakaan kerja, tapi musibah, karena waktu kejadian kedua pegawai sedang berada diatas boks, yang satu pegawai (Amril) ini sedang pasang lampu jalan, lalu satu lagi (Almarhum) ikut membantu,” ujarnya, saat dihubungi via telepon, Selasa, (10/7).

Saat keduanya berada didalam boks dengan ketinggian 4 sampai 5 meter, lanjut Basuni, Amril tersengat aliran listrik saat memasang lampu, lalu langsung terjatuh kebawah.

“Sementara almarhum ini sedang ngkat telepon, karena rediasi listrik ke handphone, sehingga membuat korban terjatuh sampai menimpah korban pertama yang jatuh,” paparnya.

Dia menambahkan, meski peristiwa tersebut musibah, kedua pegawainya tersebut tetap akan mendapat bantuan dari Dinas.

“Tapi yang jelas itu bukan kecelakaan kerja tapi musibah, walaupun musibah Walikota tetap memberikan bantuan kepada almarhum dan korban yang sedang di rawat. Keduanya juga punya BPJS,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dua pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung tersengat aliran listrik saat sedang memperbaiki lampu penerangan yang berada di Jalan Cut Mutia, Telukbetung Utara, Bandarlampung, Selasa, (10/7). Saat ini kedua korban yakni Hendra dan Amril sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandarlampung. (ndi/gus/tnn)

 

News Reporter