. . .

Satlantas Larang Dance Keke Challenge

image_print

Foto Wajah

Kasat Lantas Polres Tanggamus, AKP Dade Suhaeri, S.Kom.

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – SATUAN Lalu Lintas Polres Tanggamus juga melarang masyarakat melakukan tantangan menari dekat mobil yang berjalan alias dance (tari) Keke Challenge. Tarian dengan backsound lagu milik Drake yaitu In My Feeling itu, saat ini tengah viral di media sosial dan seperti menjadi ”virus” di kalangan milenial. Tak main-main, Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri, S.Kom. menyakan akan menindak tegas pengendara yang nekat melakukan Keke Challenge Dance di jalan raya.

Menurut Dade Suhaeri Keke Challenge Dance dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Masyarakat seharusnya tidak menggunakan jalan sebagai tempat untuk berjoget. Karena dapat mengganggu konsentrasi pengendara lainnya. Lantaran ”syarat wajib” dance itu dilakukan dengan membuka pintu mobil kemudian berjoget.

”Gara-gara itu (pengendara) yang lain bisa tabrakan karena penasaran atau konsentrasi terganggu. Sebab itu, kami akan melakukan penegakan hukum terhadap masyarakat yang nekat melakukan dance itu. Karena kami ingin masyarakat pengguna jalan tetap selamat,” tegas Dade Suhaeri.

Dia menjelaskan, pelaku Keke Challange Dance dapat dijerat dengan Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman pidana denda sebesar Rp750 ribu atau kurungan maksimal tiga bulan.

”Pasal 283 UU LLAJ berbunyi: setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 Ayat (1), dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00,” tandas Dade Suhaeri. (ayp)