Sampah di Pantai Sukaraja Belum Ada Solusi

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandarlampung hingga saat ini belum dapat menemukan solusi terkait sampah yang menumpuk disepanjang pesisir pantai Sukaraja, Telukbetung Selatan, Bandarlampung.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan hidup Mitra Bentala Lampung menilai, pemerintah masih lemah dalam pengawasan serta instratruktur di wilayah pesisir pantai terkait sampah. Jadi, sangat diperlukan penanganan khusus.

Direktur Eksekutif Mitra Bentala Lampung, Mashabi mengatakan, sampah di pesisir sumbernya bermacam-macam. Dari hulu sungai sampai ke pesisir. Dari sumber permukiman warga dan bawaan angin barat hingga selatan, dipastikan sampah terbawa ke pantai.

“Ada juga sumber dari kapal-kapal besar dan nelayan. Jadi, diperlukannya penanganan khusus dari pemerintah daerah. Tapi, saat ini belum ada, karena pemerintah masih terfokus menangani sampah di bagian darat. Belum fokus yang di pesisir,” ujarnya kepada radarlampung.co.id (Group Trans Lampung), Senin (16/4).

Belum ada penanganan secara khusus sampah di kawasan pesisir, lanjut dia, seperti petugas sokli, kata Mashabi, kemungkinan besar sampah akan terus menumpuk.

“Selain petugas sokli, pemerintah juga harus menyediakan tempat penampungan sampah (TPS) yang saat belum ada. Petugas di bagian pesisir juga belum ada,” kata dia.

Dia mengungkapkan, pernah memberikan solusi penanganan penanganan terkait sampah yang ada di pesisir. Semestinya penanganan sampah di pesisir pantai harus sama dilakukan seperti di darat.

“Tapi penanganan sampah di pesisir harus dua kali lipat perhatiannya. Kerena, memang kondisinya tergolong berat, kemungkinan itu bisa tertangani,” tandasnya. (ndi/gus/tnn)

 

 

News Reporter