Sajikan Desa yang Paling Buruk, Untuk Penilaian Lomba Desa Ditingkat Provinsi

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Bupati Lampung Selatan H.Zainudin Hasan perintahkan Camat, yang wilayah desanya akan dilakukan penilaian lomba desa tingkat Provinsi untuk tidak direkayasa atau dibuat spektakuler.

“Jika perlu cari desa yang paling jelek untuk dinilai apa adanya. Buktinya, selama kita mengikuti penilaian sudah pernah melakukan berbagai persiapan untuk penilaian, tetap saja tidak pernah jadi juara. Dan, lagian jika menang tidak ada dampaknya hanya selembar kertas saja, yang datang juga cuman sekelas Kabid bukan Gubenur,” ucap Zainudin dirapat koordinasi bersama Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dilingkup Pemkab Lamsel yang berlangsung di Aula Krakatau, Selasa (27/3/2018).

Menurut Zainudin, kegiatan lomba desa selama ini digelar secara signifikan tidak ada dampak dan pengaruhnya. Semisalnya, dicontohkannya  jika menang juara mendapat anggaran yang besar untuk pembangunan didesa yang dinilai tersebut.

“Sekarang coba saya tanya, kalau jadi juara satu ada nggak anggaran untuk pembangunan?.Tidak adakan, ya sudah cari saja desa paling jelek dan tidak perlu dibikin-bikin bagus. Nanti kalau timnya marah bilang saja, tidak diperbolehkan pak bupati. Nah nanti timnya pasti tanya, jawab saja, apa adanya.Dengan begitu, siapa tau kita jadi juara karena nggak ada direkayasa,” ujar dia.

Selama ini, Pemerintah daerah, ditambah dia selalu berupaya menampilkan desa yang terbaik untuk dinilai.

“Kita bukan tidak menghargai orang, tetapi jika tidak ada manfaatnya lebih baik desa tersebut ditampilkan apa adanya,” tandasnya. (JOHAN)

News Reporter