. . .

Pergi Bersepeda, Tiga Anak Ditemukan Mengapung

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN – Saat bermain sepeda Rifki, Fani‎ dan Khoirul Warga Tiyuh Sumber Rejo Rk02-Rt01, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) di temukan meregang nyawa mengapung dalam kolam galian pembuangan sampah di belakang Balai Tiyuh setempat sekira pukul 12:45 WIB.

Kejadian tersebut bermula sekira pukul 09:00 WIB korban Rifki, Fani dan rekannya Khoirul pergi dari rumah untuk bermain menggunakan sepeda ke arah lapangan Tiyuh sumber Rejo, ‎hingga pukul 12:00 WIB, korban tak kunjung pulang.

‎Menurut saksi juga ayah kandung ‎korban Rifki (10) dan Fani (7) Warga Rk02-Rt01 Tiyuh setempat  Asep silahudin (33) mengatakan, saat itu kedua anaknya hendak bermain di lapangan seputaran Balai Tiyuh Sumber Rejo menggunakan sepeda, namun hingga pukul 12:00 WIB kedua buah hatinya tersebut tak kunjung kembali.

‎”Karena curiga kami langsung mencari kedua anak saya di seputaran lapangan Balai Tiyuh Sumber Rejo, saat itu saya  bertemu Maryono selaku tetangga, dan meminta bantuan untuk mencari kedua anak kami. ‎Namun setelah dilakukan pencarian kedua anak saya tidak ditemukan,” kata Asep, saat dijumpai translampung.com  dikediamannya pada (25/2/2018) sekira pukul 14:30 WIB.

‎lanjut dia, sekira pukul 12:30 WIB Asep dan saksi lainnya berhasil menemukan sepeda dan pakaian anaknya berada disamping Balai Tiyuh, namun tidak menemukan korban.‎ Sekira pukul 12:45 WIB saksi Maryono kembali ke lokasi dan memeriksa ke galian tempat pembuangan sampah yang berada di belakang Balai Tiyuh setempat dengan kedalaman 2 meter yang kondisinya saat ini penuh terisi air.

“Setelah kami periksa tempat pembuangan sampah itu saya melihat tangan korban diantara semak-semak yang ada dipermukaan galian.Saat itu, saya langsung minta bantuan warga lainnya yang telah turut mencari korban, ‎ Asep selaku ayah dari kedua korban Rifki dan Fani langsung masuk ke dalam galian untuk mengeluarkan korban Rifki,  setelah berhasil mengeluarkan korban Rifki kemudian Asep kembali masuk kedalam galian untuk mencari korban lainnya dan ditemukan 2 orang korban didasar galian yakni Fani dan Khoirul Fuad,” kata Maryono.

Setelah ketiga korban dievakuasi dari dalam kolam tersebut, selanjutnya korban langsung di bawa masing-masng ke rumah duka untuk dimakamkan hari ini juga, bedasar hasil lidik pihak Jajaran Mapolsek Tulangbawang Udik (TBU) di lokasi ‎ketiga korban murni meninggal akibat tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.‎ (Dirman)