Rabu, 10 Maret 2010 01:41
ledi
BLAMBANGANUMPU – Tindakan Amoral terhadap siswa sekolah kembali terjadi di Waykanan. Kali ini beralasan ada kepentingan, Okta CS yang diduga masih tercatat sebagai siswa SMA Bhakti Baradatu, mencabuli salah satu siswi SMP swasta di Baradatu. Sebut saja Bunga. Kejadian yang dialaminya itu berlangsung pada Senin (8/3), sekitar pukul 12.15 WIB., di tepi Sungai Way Besay, Kampung Banjar Sari, Baradatu. Dari keterangan korban, diketahui peristiwa yang membuat kelam masa depannya itu berawal dari ajakan temannya Okta (salah seorang pelaku perkosaan, Red) untuk mengikutinya ke suatu tempat. Namun ternyata, saat tiba di tempat tujuan, Okta tidak menghentikan laju sepeda motor yang juga dinaiki oleh Gusti Ayu (rekan korban, Red), melainkan terus meluncur ke Kampung Banjar Sari, tepatnya di dekat perkebunan kakao. ”Saat tiba di tempat kejadian, ternyata di sana sudah ada 8 orang teman Okta. Dan saat motor berhenti, Gusti Ayu langsung berlari. Sementara saya tidak sempat lari lagi, dan langsung dipegang oleh salah satu diantara kedelapan anak-anak yang semuanya masih memakai seragam SMA tersebut.
Selanjutnya...
|
Rabu, 10 Maret 2010 01:39
ledi
BLAMBANGANUMPU - Ketua DPRD Waykanan Marsidi Hasan, mengimbau kepada segenap anggotanya untuk tidak terlalu larut dan terbawa dalam momentum pilkada Waykanan yang akan digelar pada akhir Juni mendatang. Akibatnya, sebagian besar anggota DPRD melupakan tugas utama mereka sebagai wakil rakyat. ”Memang benar beberapa minggu ini teman-teman saya di DPRD Waykanan sering tidak masuk kantor karena sibuk mendampingi masing-masing calon yang didukungnya. Untuk itu, saya harapkan kepada mereka yang merasa sudah mulai melupakan tugas utamanya sebagai wakil rakyat, untuk kembali melaksanakan kewajiban utamanya sebagai anggota DPRD dan tidak terlalu terbawa arus untuk mendukung calon yang diusung oleh partainya masing-masing,” jelas Marsidi Hasan, kemarin (9/3). Ia tidak melarang anggotanya untuk ikut mendukung calon yang diusung oleh partainya masing-masing. Namun, sebagai dewan yang dipilih langsung oleh rakyat, seluruh anggota DPRD memiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk mengemban amanah dari rakyat tersebut.
Selanjutnya...
Selasa, 09 Maret 2010 01:19
ledi
BLAMBANGAN UMPU- Terkait kisruh penetapan Panitia Pengawasan Pemilu Waykanan, DPRD setempat akan melihat dasar-dasar hukum yang tepat mengenai perekrutan Panwaslu Pemilukada tersebut. Pasalnya, DPRD Way Kanan tidak ingin merugikan salah satu pihak karena salah dalam mengambil keputusan. ”Memang benar beberapa hari lalu kami telah menerima surat dari KPU Way Kanan mengenai polemic perekrutan Panwaslu yang terjadi saat ini. Namun, meski kami telah memiliki hak untuk mem Pit and Profertest 6 orang calon anggota Panwaslu yang direkrut oleh KPU beberapa waktu lalu tersebut, kami akan terlabih dahulu untuk melihat dasar-dasar hukumnya dahulu baik itu dari Mendagri, KPU Pusat maupun Bawaslu Pusat.
Selanjutnya...
Selasa, 09 Maret 2010 01:16
ledi
BANJIT-Lagi, kondisi jalan provinsi ditemukan tidak layak pakai. Kali ini, jalan provinsi tersebut merupakan akses jalan yang menghubungkan antara kecamatan Banjit dan Simpang Neki, Kecamatan Baradatu. Berdasarkan hasil Investigasi Trans Lampung di lokasi, memang benar hampir sepanjang jalan tersebut sudah tidak layak untuk dilalui dengan kendaraan roda empat. Pasalnya, selain jalan tersebut banyak ditemukan lubang dalam disana sini, juga sangat berbahaya jika dilalui ketika musim hujan tiba. ”Sebenarnya keluhan ini sidah berulang kali disampaikan kepada saya. Namun, saya juga tidak dapat berbuat banyak untuk menanggapinya. Soalnya, saya tahu betul bahwa jalan tersebut merupakan akses jalan provinsi sehingga saya sedikit kesulitan untuk menindak lanjutinya,” terang Anggota DPRD, Hi. Indrawani kepada Trans Lampung, kemarin (8/3)
Selanjutnya...
Rabu, 03 Maret 2010 01:50
ledi
BLAMBANGAN UMPU.- Sekertaris Daerah Way Kanan mewakili Bupati Way Kanan Hi. Tamanuri menyerahkan SK PNS secara simbolis kepada 4 CPNSD Way Kanan, yang dilaksanakan di Gedung Pusiban, Selasa (2/3). Penyerahan itu disaksikan oleh 427 CPNSD Way Kanan yang juga akan menerima SK, setelah penyerahan secara simbolis dilaksanakan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah WayKanan mengatakan, terdapat 427 CPNSD yang akan menerima SK dari Bupati. Dengan rincian 334 formasi umum, dan 93 formasi honorer. Dari formasi umum, 142 orang merupakan tenaga teknis, terdiri dari golongan III berjumlah 125 orang, dan golongan II berjumlah 17 orang. Kemudian tenaga kesehatan 64 orang, terdiri dari golongan III sebanyak 22 orang, dan golongan II sebanyak 42 orang. Selanjutnya tenaga guru berjumlah 128 orang, terdiri dari guru SMA/SMK berjumlah 43 orang, guru SMP 40 orang, dan guru SD 45 orang.
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|
|
Halaman 1 dari 28
|