. . .

Rumah Pasangan Lansia di Punduh Pidada Habis Dilahap Si Jago Merah

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN – Sungguh malang nasib yang menimpa Pasangan lansia Mulyadi (70) dan Turipah. Pasutri lansia di Dusun Mulyobakti, Desa Bawang, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran itu terpaksa kehilangan tempat tinggal. Lantaran rumah mereka habis dilahap si jago merah, pada Jumat (23/8).

Menurut keterangan salah satu saksi mata, Pahmi Fahlevi, kejadian yang menimpa pasangan lansia itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, api yang menghabiskan seluruh bangunan dari geribik dan perabotan rumah tangga milik pasangan lansia itu, diduga berasal dari pembakaran sampah yang berada di belakang rumah mereka. Lalu api  langsung merembet membakar tempat tinggal kedua pasangan lansia ini. Sehingga semua habis tidak meninggalkan sisa. Hanya baju yang melekat di badan mereka.

“Sumber api ini sepertinya dari pembakaran sampah di belakang rumah korban. Api menjalar lewat dapur lalu menghabiskan seluruh bagian rumah korban, sehingga rata dengan tanah tak bersisa,” ujar Pahmi Fahlevi yang kebetulan menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Sabtu (24/8).

Dia mengatakan bahwa dengan kejadian ini dirinya tergugah untuk memberikan bantuan kepada pasangan lansia ini. Karena sampai saat ini belum ada bantuan yang datang dari pemerintah desa maupun pihak yang berwenang. Meskipun kedua lansia ini tinggal di bangunan geribik yang berdempetan dengan rumah warga lainya

“Saya langsung memberikan bantuan berupa perabotan rumah tangga dan sembako untuk meringankan beban pasangan ini. Karena untuk makan pagi saja mereka tidak bisa, semuanya habis di lalap api,” kata dia.

Pahmi juga berjaji akan memberikan bantuan berupa material bangunan untuk mendirikan bangunan rumah bagi pasutri lansia korban kebakaran ini. Karena sudah sewajibnya selaku Anggota DPRD untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah.

“Kewajiban bagi saya untuk membantu warga karna ini merupakan komitmen saya selaku wakil dari masyarakat,” ucapnya.

Sementara Plh. Kepala Desa Bawang, Dian, membenarkan adanya kejadian ini dan dirinya sudah melakukan peninjauan bersama kades yang lama.

“Ya kami sudah melakukan peninjawan dan sudah berkoordinasi kepada pihak camat,  kalau masalah  kerugian akibat kebakaran itu kisaran Rp2 juta. Nanti ditindaklanjuti dengan pihak kecamatan untuk memberikan bantuan,” kata Dian.

Saat disinggung apakah dalam peninjauan itu pihak desa langsung memberikan bantuan, Dian mengatakan pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan kecamatan. Setelah itu baru akan memberikan bantuan kepada korban.

“Mereka (pasangan lansia) tinggal di rumah yang menempel di bagian rumah warga. Jadi pasangan ini tinggal di dapur berdinding geribik. Kemungkinan api ini bersumber dari pembakaran sampah di belakang rumah. Untungnya warga segera melakukan pemadaman, kalau tidak maka rumah yang lain ikut terbakar. Yang jelas pasti kita akan bantu meringankan beban korban. Tapi kami akan terlebih dahulu berkoordinasi,” pungkasnya. (ydn)

error: Content is protected !!