RSUDAM Miliki Klinik Untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba

0
587
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG-Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung kini memiliki Klinik Seandanan khusus untuk merehabilitasi pecandu narkoba.

Direktur Utama RSUDAM Hery Djoko Subandriyo melalui Kepala Subbagian Humas Akhmad Sapri mengatakan, klinik ini terbentuk sesuai Undang–Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Khususnya Pasal 55 yang menyebutkan tentang kewajiban lapor diri bagi pecandu pada pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit atau lembaga rehabilitasi medis, dan rehabilitasi sosial.

Pasien pecandu narkoba akan diperiksa oleh Tim IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor). Yakni, tenaga kesehatan yang telah mengikuti pelatihan adiksi yang terdiri dari dokter, perawat, psikolog, dan administrasi.

”Kegiatan wajib lapor diri di Klinik Seandanan ini untuk memenuhi hak pecandu narkotika dalam mendapatkan pengobatan dan perawatan,” kata Sapri, Senin (20/2).

Wajib lapor ini juga mengikutsertakan orang tua, wali, keluarga, dan masyarakat dalam meningktkan tanggung jawab terhadap pecandu narkotika yang ada di bawah pengawasan dan bimbingannya.

Serta, memberikan informasi bagi pemerintah dalam menetapkan kebijakan di bidang pencegahan dan pemberantasan serta penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Sapri menjelaskan, Klinik Seandanan berada di bagian depan poliklinik rawat jalan RSUDAM. Dibuka pada hari kerja dengan jam layanan pukul 08.00-14.00 WIB.

Pasien bisa datang mendaftarkan diri. Setelah itu dilakukan assessment pada pasien berupa penentuan tingkat ketergantungan, intervensi medis, tes urine, konseling dan pemberian obat simptomatis.

Apabila penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza) sudah mencapai tahap kelainan gangguan jiwa, maka akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa,” pungkasnya.(tnn)