Ridwan Rangkap Plt. Kabag Kesra

0
470
views
 Asisten I Setda Metro Ridwan

TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Pemerintah Metro langsung mengambil tindakan dalam untuk menggantikan posisi Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Itu menyusul dicopotnya Broto Sasono sebagai Kabag Kesra karena buntut dari pengerebekan warga, tengah malam berada dirumah teman wanita yang sudah bersuami.

Dalam mengisi kekosongan jabatan tersebut pemkot menunjuk Asisten I Setda Metro Ridwan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kabag Kesra.

”Untuk sementara digantikan Asisten I, Pak Ridwan yang menggantikan sebagai Plt. Sedangkan Broto menjabat sebagai staff, Staf Ahli Sekda Kota Metro, ” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro A. Nasir AT dikonfirmasi Radar Metro.

Ia menerangkan, dari hasil pemeriksaan Inspektorat dan Tim Baperjakat Broto terbukti telah melakukan pelanggaran. Keputusan tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan Perwali Nomor 23 Tahun 2012.

“Dari hasil pemeriksanaan tindakan yang dilakukan tidak layak, karena merusak moral. Mampir di tempat perempuan bersuami di malam hari tanpa ada yang lain, ini jelas merusak moral. Jadi kita bina moralnya dulu,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Metro Herjuno membenarkan hal tersebut. Diakuinya surat keputusan dan pengisian jabatan tersebut juga sudah diturunkan.

“SK-nya keluar tertanggal 7 Juni 2017. Jadi yang bersangkutan tidak lagi menjabat sebagai Kabag Kesra. Saat ini, posisi tersebut diisi dengan Asisiten I Ridwan sebagai Plt. Status yang bersangkutan sementara non job,” jelasnya.

Inspektur Kota Metro Jihad Helmi menambahkan, keputusan terhadap Broto Sasono telah berdasarkan hasil rapat. Dan terbukti melakukan pelanggaran, sehingga telah dinonaktifkan untuk sementara. “Dari hasil pemeriksaan memang yang bersangkutan terbukti melanggar, dan sanksi pelanggarannya berat. Itu berupa pencopotan jabatan yang diputuskan oleh Bapak Wali Kota,” imbuhnya.

Sementara itu, Majelis Ulama Islam (MUI) Kota Metro mengapresiasi langkah pemberhentian Broto Sasono sebagai Kabag Kesra atas dugaan kasus asusila, saat digerebek warga sabtu lalu. ”Saat ini bulan suci ramadan, bulan dimana kita untuk saling menjaga. Untuk lebih mendekatkan diri, menjaga kesucian. Ini yang harus kita jaga, apalagi bagi umat muslim itu sendiri. Menjaga sikap dan prilaku,” terang Nasrianto Effendi, Sekretaris MUI Metro.

Menurutnya, pemerintah sebagai pengayom masyarakat harus bisa memberi contoh baik. Bukan sebaliknya menimbulkan kegaduhan, prasangka maupun preseden buruk, hingga gosip miring disaat masyarakat menjalankan ibadah puasa.

“Langkah tegas ini kita apresiasi. Semoga bisa menjadi contoh bagi yang lainnya. Karena terlepas dari persoalan apakah benar atau salah, ada kesantunan, moral, dan norma yang harus dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dirinya pun masih mengingat dengan janji wali kota untuk secara kontinu melakukan evaluasi kinerja para pegawainya paska dilantik awal Januari. “Jadi kita harap bukan cuma kinerja saja, tapi moral pun perlu dievaluasi,” tukasnya.(tnn)