Ridho: Aktifasi Anjungan Kabupaten/Kota di Wayhalim Bisa Tingkatkan PAD

0
368
views
translampung.com – Gubernur Lampung Ridho Ficardo membuka Aktifasi Anjungan Kabupaten/Kota PKOR Way Halim, acara berlangsung di Anjungan Tulang Bawang PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (15/4/2016).
Aktifasi ini diharapkan akan menghidupkan Anjungan selain sebagai sarana pengenalan Budaya Lampung, juga diharapkan sebagai salah satu titik Pariwisata dan info Pariwisata yang ada di Lampung.
“Jika ini tidak dioptimalkan maka anjungan hanya sebagai beban anggaran. Justru ini bila terus dikembangkan kedepannya bisa menjadi penyumbang PAD Kab/Kota masing-masing.” Ujar Ridho pada sambutannya.
Pariwisata menjadi salah satu program prioritas yang digagas Pemprov Lampung, selain telah menetapkan 7 Kawasan Wisata Unggulan di Provinsi Lampung, Pemprov juga membagi 3 Kawasan di Provinsi Lampung mengiringi pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra, yakni daerah Barat Lampung difokuskan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata.
Upaya-upaya yang cukup mendasar yakni konektifitas, sarana-prasarana, transportasi dan Infrastruktur juga sedang dalam proses pembenahan. Terlihat beberapa ruas jalan wisata unggulan Lampung mulai dibenahi secara bertahap menyesuaikan anggaran, pintu kedatangan Lampung terus dibenahi berkordinasi dengan pemerintah pusat, mulai dari Bandara Raden Inten sebagai Bandara Internasional, Bandara Serai diotimalkan untuk penerbangan reguler, juga mengupayakan pemanfaatan Bandara Gatot Subroto di Way Kanan menjadi Bandara Komersial.
Lebih jauh, Ridho harapkan Lampung bisa menjadi destinasi Favorit di Indonesia, setelah Bali dan Nusa Tenggara yang mulai popular dikalangan wisatawan mancanegara.
“Provinsi Lampung dengan letak strategis dan mempunyai bentangan alam yang indah, tinggal dibutuhkan kerja keras kita bagaimana mengoptimalkan destnasi ini. Setelah Bali dan Nusa Tenggara, selanjutnya adalah Lampung. Kita tidak kalah dengan Bali dan Nusa Tenggara, bedanya hanya mereka telah melangkah sejak dahulu. Kita Kejar. Kita harus bisa masuk 3 besar destinasi secara Nasional.” Kata Ridho.
Oleh karna itu, aktifasi anjungan menurutnya merupakan nilai plus bila bisa dimanfaatlan lebih jauh. Bali dan Nusa Tenggara tidak memiliki Anjungan seperti Lampung, ini adalah suatu keunggulan yang harus dioptimalkan.
Aktifasi anjungan Kab/Kota di Lampung nantinya akan secara bergiliran menampilkan penampilan, dimulai dari Anjungan Tulang Bawang untuk sekaligus meresmikan Anjungannya yang direnovasi dan diresmikan langsung oleh Gubernur pada kesempatan tersebut. Pada Sambutannya, Hanan juga mendukung kegiatan Aktifasi Anjungan.
“Saya tertarik dengan kata aktivasi. Artinya ini diaktifkan kembali dari yang mungkin tidak aktif atau kurang aktif akan menjadi aktif. Untuk itu suatu kebanggan dimulai dari Tulang Bawang yang sekaligus telah menyelesaikan renovasi total anjungan Tulang Bawang sepanjang 2 tahun anggaran ini.” Jelas Hanan.
Acara puncak menampilkan Sendra tari “Putri Bulan” selain itu ada pula tari kreasi Lampung, Gitar Tunggal dan acara yang menampilkan kekayaan Budaya Lampung khas Tulang Bawang lainnya.
Acara yang dihadiri beberapa perwakilan Bupati/Walikota se-Lampung dan Forkopimda Provinsi Lampung, serta orgabisasi wisata Lampunh ini digelar cukup menarik, walau penonton masih didominasi pegawai Pemprov dan Pemda, Gubernur harapkan bila ini rutin dan serius digelar perlahan akan menarik masyarakat untuk hadir dan mampu mendongkrak wisata dan menjadi sumber informasi destinasi wisata masing-masing Kab/Kota. (rls)

LEAVE A REPLY