Ribuan Mahasiswa Universitas Se-Lampung, Gelar Aksi Lawan Radikalisme.

0
380
views

TRANSLAMPUNG.COM
‎PANARAGAN–Pasca digelarnya Deklarasi Aksi Kebangsaan melawan radikalisme oleh Seluruh Perguruan Tinggi Se-Indonesia di Provinsi Bali pada  25 hingga 26 September 2017 beberapa waktu lalu, kini satu diantara Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung siap menjadi tuan rumah dalam kegiatan deklarasi anti radikalisme oleh seluruh perguruan tinggi Se-Lampung pada ‎(28/10/2017) mendatang.

Sebelumnya aksi tersebut terselenggara di pulai Dewata Provinsi Bali, dengan melibatkan 3.000 pimpinan perguruan tinggi Se-Indonesia, yang di hadiri langsung Presiden RI, Ir Joko widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin dan Menristekdikti Muhammad Nasir.

Menurut Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Dr. Moh.Mukti, pasca mengikuti aksi deklarasi tersebut sejumlah pimpinan perguruan tinggi se-Lampung telah berkunjung di perguruan UIN, dengan tujuan meminta Kepala UIN dapat menjadi tuan rumah untuk acara tersebut.

” pada 9 oktober 2017 lalu,  kami kedatangan sejumlah pimpinan perguruan tinggi yang ada di Lampung.  Guna membahas kegiatan akbar terkait aksi melawan radikalisme, dan meminta lokasi kegiatan‎ tersebut terpusat di UIN Lampung sebagai tuan rumah. ‎Pastinya, kami akan siapkan secara matang upaya aksi tersebut berjalan sebagai mana mestinya tanpa tindakan anarkis yang melanggar hukum.” kata Prof.Dr.Moh.Mukri melalui rilist Pers nya terhadap Trans lampung pada (12/10) kemarin.

‎Lanjut dia,  perguruan tinggi wajib memiliki sikap tegas terhadap seluruh pihak yang akan merongrong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berupaya dan berkehendak merubah Dasar Negara, sehingga Perguruan Tinggi seluruh Indonesia harus mengambil sikap sebagai kaum intelektual yang patuh dan tunduk terhadap UU dasar 1945.

”  kami berpendapat jika tindakan Radikalisme  harus dilarang, Mari kita bangun bersama bangsa ini agar menjadi bangsa yang aman nyaman dan Makmur, serta selalu taat pada UU dasar dan Pancasila.” kata nya.

Selain itu Rektor Universitas Teknokrat Indonesia juga menerangkan bahwa,  Rektor UIN memang telah diminta oleh Ketua Organizing Committee (OC) Marsat Jaya dan sejumlah pimpinan perguruan tinggi lainnya untuk menjadi ketua tim pengarah (Steering Committee) dalam Kegiatan akbar mendatang.

” Kegiatan deklarasi Anti radikalisme tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan di Bali bersama Presiden Jokowidodo, yang ditargetkan akan diikuti oleh seluruh perguruan tinggi juga perwakilan civitas akademika se-Lampung.” kata Dr.Nasrullah yusuf,M.B.A, selaku Rektor Universiitas teknokrat Indonesia.

‎Menurut Ketua Organizing Committee (OC) Marsat Jaya, pihaknya Mengajak seluruh Anggota kepanitiaan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Untuk berupaya penuh menyukseskan Kegiatan tersebut dengan kebersamaan.

” ini bentuk tindak lanjut perguruan tinggi se-Lampung dan perguruan tinggi seluruh indonesia untuk berkomitmen mengawal isi Deklarasi Anti radikalisme,  yang akan dilakukan pada  28 Oktober 2017.  juga akan diisi oleh kuliah umum yang akan disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Gubernur Lampung dan sejumlah Menteri yang akan hadir dalam Acara tersebut.” Imbuh Marsat Jaya, yang juga Ketua DPD Pospera Provinsi ampung. (Dirman)