. . .

Resahkan Warga, PT. ALS Resmi Ditutup

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Berdasarkan Surat Perintah (SP) Nomor 053/0356/IV.17/2018 akhirnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan secara resmi menutup tambang Batu PT. Andesit Lumbung Sejahtera (ALS) yang ada di Desa Bandardalam, Kecamatan Sidomulyo.

Dilakukan penutupan PT.ALS  tersebut dikarenakan aktitivitas daya ledakan untuk menambang batu didaerah tersebut telah menimbulkan dampak merugikan masyarakat sekitar.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sedakab Lamsel, Mulyadi Saleh mengukapkan bahwa PT.ALS ini dalam menjalan aktifitasnya sudah beberapa kali dikeluhkan warga sekitar.

“Sebelum dilakukan penutupan, kami bersama Satker terkait telah beberapa kali menggelar rapat bersama pihak PT.ALS terkait keluhan warga. Namun, karena tetap saja tidak diindahkan dengan terpaksa kami lakukan penutupan dan menghentikan segela aktifitas sementara,” kata Mulyadi saat ditemui diruangnya, Jumat (26/1) kemarin.

Kendati demikian, ditambahkan dia jika PT. ALS tersebut sudah ada kometmen baik dengan masyarakat dan Pemkab Lamsel untuk mentaati segala kesepakatan dan perjanjian yang dibuat,  maka silahkan saja PT. ALS beroperasi kembali.

“Kita tidak bisa serta merta bertidak diluar jalur. Jika PT.ALS dan masyarakat sama-sama berkometmen untuk mentaati kesepakatan yang dibuat. Maka, kami akan mendukungnya dengan tujuan kemanana dan kesjahteran masyarakat di Lamsel,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, dalam siaran Pers melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengatakan aktifitas penambangan batu oleh PT. Andesit Lumbung Sejahtera telah merugikan masyrakat dan menimbulkan kerusakan rumah warga sekitar.

“Kami menghentikan sementara aktifitas penambangan PT. ALS karena beberapa rumah warga rusak akibat mereka menggunakan ledakan dalam menambang batu. Oleh karena itu, kami meminta komitmen perusahaan tersebut agar dapat mengatasi keluhan masyarakat yang ditimbulkan,” tegasnya.

Ia berharap, untuk semua perusahaan yg ada disekitar Wilayah Kabupaten Lampung Selatan dalam aktivitasnya, untuk memperhatikan dampak lingkungan dan dampak sosialnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kepada perusahaan yg ada disekitar Kabupaten Lampung Selatan dalam aktivitasnya untuk memerhatikan dampak lingkungan dan dampak sosialnya agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, insya allah ini pelajaran untuk kita semua,” pungkasnya.(jhn/hkw)