. . .

Rencana One Way Belum Ada Kesepakatan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Bandarlampung dan Polresta setempat dinilai masih mempertimbangkan rencana menerapan arus satu arah ketika pengendara melintasi jembatan layang (fly over) yang menghubungkan jalan Pramuka-Indra Bangsawan.

Kepala Bidang (Kabid) Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Bandarlampung Iskandar mengatakan, untuk sementara rencana diterapkannya arah satu arah belum bisa diterapkan.

Alasannya, berdasarkan hasil pengkajiannya dengan melibatkan Polresta setempat, penerapan satu arah masih belum menemui titik kesepakatan.

“Sudah berapa kali kami (Dishub) rapat dengan Polresta, nah hasilnya untuk menerapan satu arah masih belum bisa diterapkan karena belum menemui titik kesepakatan,” kata dia, Senin (19/3).

Dia menjelaskan, selain rencana pemberlakuan arus satu arah untuk meminimalisir potensi kepadatan arus lalulintas, kedepan Dishub akan bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat untuk melebarkan ruas jalan Indra Bangsawan.

Dia menilai, selain lebar fly over yang dinilai minim, penyebab lainya pemicu kepadatan arus lalulintas yakni ukuran jalan Indra Bangasan yang tak mampu menampung volume kendaraan.

Sementara, Kasatlantas Polresta Bandarlampung Kompol Syouzarnanda Mega, membenarkan bahwa rencana penerapan satu arah ketika melintasi Flyover Pramuka-Indra Bangsawan masih ditahap pengkajian.

“Belum fix, itu baru wacana belum ada tindak lanjutnya. Makanya sampai saat ini masih belum bisa diterapkan,” kata Kasatlantas Polresta Bandarlampung, Kompol Syouzarnanda Mega.

Menurutnya, wacana itu muncul lantaran melihat kondisi Jalan Indra Bangsawan yang kecil, sehingga sering terjadi kepadatan lalulintas.

“Katanya ada rencana mau di lebarkan Jalan Indra Bangsawan itu, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” kata dia.

Pihaknya pun berharap kepada Pemkot Bandarlampung, untuk segera merealisasikan hal itu.

“Jika memang ingin dilebarkan, ya dilebarkan, sehingga tidak perlu diberlakukan satu jalur. Belum ada juga koordinasi dari Dinas Perhubungan sampai sekarang,” pungkasnya. (jef/hkw)