. . .

Ratusan Personel TNI, Polri dan Damkar Bantu Padamkan Kebakaran Limbah PT. SGS

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BARADATU – Ratusan Personel Gabungan TNI, Polri dan Damkar di turunkan untuk membantu mamadamkan kebakaran yang terjadi di Limbah PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) yang terletak di kampung Cugah kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan, Senin (30/07).

Apel gabungan untuk melakukan pemadaman itu di pimpin langsung oleh Kapolres Way Kanan AKBP. Doni Wahyudi yang juga di dampingi Kapolsek Baradatu Kompol. Amirudin.

“Ini upaya polres melakukan pemadaman dengan menggunakan truk AWC milik polres dengan dibantu personel dari Kodim dan dari pemadam kebakaran (Damkar),” Ujar Kapolres Saat di konfirmasi oleh Translampung.com Melalui Pesan WhatsApp, Senin (30/07).

Kapolres menjelaskan lahan tersebut dikelola oleh pihak diluar PT SGS dan saat ini polres segera melakukan upaya penegakan hukum untuk pertanggung jawaban atas kebakaran lahan limbah Triplek itu.

Tampak aparat gabungan TNI/Polri dan Damkar Way Kanan dibantu masyarakat setempat sedang berusaha memadapkan apo yang masih mengepulkan asap tebal.

“lahan limbah itu sudah menumpuk sekitar 13 tahun yang lalu dengan ketebalan tumpukan limbah lebih kurang 13 meter dan berada di lereng lereng jurang sehingga sedikit menyulitkan upaya pemadaman,” jelas Kapolres.

Sementara itu, dihubungi terpisah. Dandim 0427/ WK Letkol. Inf. Uchi Cambayong menambahkan Sejak Minggu malam (29/07/2018), Anggota nya dan jajaran Polres Way Kanan, serta Unsur Pemda Kabupaten Way Kanan sudah mulai bergerak ke lokasi Titik Api/Hot Spot untuk memadamkan sumber api yang berasal dari kebakaran tumpukan limbah sisa sortiran triplek hasil produksi PT. SGS.

Sebelumnya Dandim 0427/WK juga telah memberikan penekanan kepada para Babinsa jajaran Kodim 0427WK agar memberikan sosialisasi dan pencerahan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Way Kanan termasuk perusahaan-perusahaan agar tidak melakukan pembakaran lahan.

“sebelumnya kami juga sudah melakukan penekanan kepada anggota dengan melakukan sosialisasi agar masyarakat dan perusahaan tidak melakukan pembakaran yang bisa berakibat fatal. khususnya dalam rangka menyambut penyelenggaraan Asian Games ke 18 tahun 2018 di Jakarta dan Palembang supaya tidak mengganggu hajat besar di Asia itu,” Tambah Dandim.

Dengan kejadian PT SGS tersebut, Dandim 0427/Way Kanan berharap dan mengajak kepada seluruh masyarakat dan perusahaan yang ada di Kabupaten Way Kanan untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat mengganggu proses penyelenggaraan Asian Games ke 18 tahun 2018 di Jakarta dan Palembang dan juga mengingatkan bahwa apabila melakukan pembakaran lahan akan mudah sekali terdeteksi oleh aplikasi Mobilephone Lapan : Fire Hotspot, sehingga pasti akan ketahuan lokasi dimana terjadinya kebakaran lahan. (migo).