. . .

Ratusan Pegawai Honorer Pemkot Metro Tak Dapat BPJS

image_print
TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Saat ini ada sebanyak 800 an pegawai honorer pemerintah kota (pemkot) Metro yang belum mendapat jaminan kesehatan. Hal ini menjadi sorotan oleh DPRD Kota Metro, sehingga DPRD mendorong pemkot untuk menganggarkanya.
Hal itu yang disesalkan oleh Yulianto anggota DPRD Kota Metro dari Fraksi PKS. Menurutnya, hingga kini belum satupun pegawai honorer di pemkot setempat yang didaftarkan menjadi peserta BPJS.
Dikatakannya, pemerintah semestinya menjadi contoh untuk mendukung BPJS di daerahnya. Menurut Yulianto itu sudah diamanahkan dalam UU 23 tahun 2019 seluruh masyarakat sudah harus dijamin kesehatannya oleh pemerintah.
 “Jadi meskipun gaji honorer belum memenuhi UMR (upah minimum regional), namun harus tetap disejahterakan kesehatannya dijamin oleh Pemkot,” ucapnya, Kamis (12/4).
DPRD siap mendorong dan mendukung terealisasinya jaminan kesehatan bagi pegawai honorer. Lanjutnya, jika anggarannya diajukan akan didukung sepenuhnya.
Sebelumnya Kantor BPJS Metro membenarkan bahwa pegawai honorer di Pemkot Metro belum menjadi peserta BPJS. Dan BPJS Metro juga mendorong pemkot untuk merealisasikanya.
“Kita  masih terus melakukan pendekatan ke pemkot agar pegawai honorer dapat didaftarkan dalam program JKM-KIS,”ujar Kabid Perluasan Peserta Dan Kepatuhan Kantor BPJS Metro, Addiena Rezqi, Rabu (11/4).
Menurutnya, di Kota Metro sampai bulan Maret peserta peserta Jamkesmas sebanyak 30.788 Jiwa dari APBN sedangkan Jamkesda jumlahnya sebanyak 11.409 Jiwa dari APBD. (suf)