. . .

Ratusan Anggota Polres Lampura Tes Psikologi

image_print
TRANSLAMPUNG.COM

KOTABUMI – Ratusan anggota Polres Lampung Utara mengikuti test Psikologi kolektif untuk persyaratan pinjam pakai senjata api (senpi) yang akan digunakan dalam bertugas.
Kegiatan dalam rangka mengantisipasi penyalahgunaan senpi dalam bertugas tersebut dipimpi oleh AKP Alen Widyawati, S.Psi dan 4 rekan nya dari Bagian Psikologi Ro SDM Polda Lampung, dan diikuti oleh 165 anggota Polres Lampura, kamis(6/9)
Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana melalui Kabag Sumda Kompol A. Holil, mengatakan Tes ini merupakan bentuk dari penerapan Peraturan Kapolri no 1 tahun 2009 dan prosedur tetap (protap) 1 tahun 2010 tentang penggunaan senjata api dalam penanggulangan aksi anarkis.
” Tes ini untuk membekali anggota tentang pedoman dasar dan pemahaman tentang standar operasional penggunaan senjata ini. Selain itu tes ini juga dimaksudkan untuk pencerahan kembali anggota yang memegang senpi. Seperti pisau yang selalu diasah agar tetap tajam,” katanya.
Dengan tes ini diharapkan anggota tidak ragu-ragu atau takut tetapi tetap menggunakan senjata sesuai peraturan yang ada dan pengguannya dapat dipertanggungjawabkan di mata hukum. “Saat menyelamatkan diri dan orang lain, maka setiap anggota tidak ragu-ragu lagi dalam menggunakan senpi,” ujarnya.
” Tidak semua anggota diperbolehkan menggunakan senjata api. Setiap anggota harus memenuhi syarat-syarat tertentu seperti tes psikologi, kesehatan, orientasi kerja si anggota apakah harus memegang senpi atau tidak, dan rekomendasi dari pimpinan, Dan pertimbangan rekomendasi tersebut berupa tingkat emosional anggota, kepatuhan, kedisiplinan, dan keseharian anggota. Setelah diperbolehkan menggunakan senpi, maka setiap anggota harus memperbaharui kartu pas senpi setiap enam bulan sekali, Agar tidak disalahgunakan oleh orang lain,” ucapnya (Eka)