RAT Oknum Guru Terduga Bandar Sabu Main Mata, Paisol:Polisi Harus Profesional

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.
Terkait penangkapan terhadap dua terduga pelaku Pengedar sabu ST (40) dan RAT (35) oleh satuan Narkoba Mapolres Tulang Bawang (Tuba) warga Tiyuh (Desa) Kartaraharja dan Marga kencana, Kecamatan Tulangbawang Udik Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba)‎ ‎beberapa waktu lalu, diduga ada upaya tukar kepala oleh pihak keluarga.‎

Hal tersebut diungkapkan satudiantara saksi yang enggan disebutkan namanya mengatakan. Bahwa satu diantara Terduga pelaku Pengedar Narkoba ST diminta oleh keluarga terduga pelaku RAT untuk dapat mengakui jika barang bukti yang telah diamankan jajaran sat Narkoba saat di tempat kejadian perkara (TKP) sepenuhnya menjadi milik Pelaku ST.

‎”  pelaku ST di suruh pihak keluarga pelaku RAT untuk dapat mengakui seluruh barang bukti yang berhasil diamankan menjadi barang milik nya, ‎guna dapat membebaskan terduga pelaku RAT. ‎Namun terduga pelaku ST tetap tidak mau mengakuinya, ‎bahkan menurut ‎ST suami terduga pelaku RAT sempat melakukan pengancaman dan intimidasi terhadap dirinya.” Katanya kepada Translampung.com melalui telpon seluler pada (16/5/2018) sekira pukul 15:03 Wib.

Menanggapi dugaan indikasi upaya kecurangan tersebut Ketua komisi C DPRD Tubaba Paisol menegaskan. Menurutnya penegakan keadilan hukum harus diberlakukan‎ sesuai prosedur dan jika oknum guru itu terbukti sanksi hukum harus diterapkan.‎

” saya minta kepada Bupati dan Sekda jika pelaku RAT itu terbukti mengedarkan Narkoba agar dapat memberikan tindakan tegas hingga sanksi pemecatan terhadap pelaku.” Kata Paisol.

‎lanjut dia, dirinya berharap  kepada jajaran kepolisian Polres Tuba agar  dapat ‎menegakkan hukum yang seadil adilnya,  jika pengedar itu hukumannya sepertii apa, harus dilaksanakan apalagi pelaku tersebut adalah oknum guru, dikhuatirkan dapat meracuni anak didik nantinya.‎

” gurunya saja sudah jadi pengedar Narkoba, bagai mana anak didiknya. ‎Jadi harus di kulitin hingga tuntas sampai keakarnya siapa saja yang terlibat, saya duga pasti ada oknum guru lainnya. Untuk proses ini secara lembaga pun pribadi saya minta jajaran kepolisian dapat serius dan profesional agar mengupas habis para pelaku.‎” Tegasnya.

‎Diberitakan sebelumnya, dari penangkapan pelaku tersebut polisi berhasil mengamankan dua terduga  pelaku inisial ST (40) Warga Kartaraharja Rk3-Rt9 selaku ibu Rumah tangga dan rekannya RAT (35) Warga Marga kencana Rk2 selaku oknum PNS Guru SDN2 berikut barang bukti sejumlah plastik kecil dan dua paket sabu-sabu siap edar‎.

‎” saat itu kediaman ST sudah ramai warga dan polisi, setelah saya dekati ternyata ST telah di tangkap ‎beserta rekannya RAT berikut barang bukti dua paket kecil sabu siap jual dan sejumlah plastik yang diduga untuk mengkemas barang haram tersebut.” kata Rudi saat dijumpai pada (14/5/2018) sekira pukul 16:30 Wib beberapa waktu lalu.

‎Hingga berita ini kembali dilangsirkan kasat Narkoba Polres Tuba belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai keterangan terkait penangkapan terhadap dua terduga  pelaku pengedar Narkoba di Kabupaten Tulangbawang Barat. (Dirman)

News Reporter