. . .

Rakata Institute Ekspos Survei Pilbup Tanggamus

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Rakata Institute untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus, perolehan angka dalam hasil survei untuk Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1 dan nomor 2 hanya berbeda tipis.

Untuk Paslon nomor urut 1 yakni Dewi Handjani-AM Syafi’i yaitu 31,50 persen dan paslon nomor urut 2 yakni Samsul Hadi-Nuzul Irsan mendapatkan suara 38,25 persen. Dengan swing voters yang juga cukup tinggi yaitu 30,25 persen.

“Dengan perolehan itu, di sini belum bisa ditentukan siapa pemenang dalam survei ini, karena masih ada rentang margin of error. Jadi, masih ada peluang bisa naik 5 persen atau turun 5 persen, dan swing votersnya juga masih cukup tinggi,” kata Busro, peneliti Rakata Institute Korwil Tanggamus saat menggelar konfrensi pers di El’s Coffee Lampung Walk, Bandarlampung, Selasa siang (27/2).

Meskipun, jika melihat angka perolehannya, paslon Samsul Hadi-Nuzul Irsan masih lebih diuntungkan karena sedikit di atas paslon nomor 1.

“Kalau kita lihat saat ini, kita hilangkan swing voters, maka suara Samsul Hadi-Nuzul Irsan yaitu 54,84 persen, dan untuk Dewi Handajani-AM Sjafii 45,16 persen,” ujarnya.

Sementara dilihat dari survei lembaga Rakata Institute menunjukkan bahwa sebesar 31,50 persen warga Tanggamus masih menganggap politik uang dalam Pilkada sebagai hal yang wajar.

“Angka ini memang masih relatif kecil, karena di bawah angka 50 persen,” kata Busro.

Busro memaparkan, hasil survei menyatakan, sebanyak 50,25 persen warga Tanggamus menganggap politik uang tidak wajar. Sedangkan 18,25 persen tidak memberikan jawaban.

“Akan tetapi, dari yang menganggap wajar itu, ternyata mereka akan menerima pemberian tapi belum tentu memilih yaitu sebesar 71 persen,” jelasnya.

Sedangkan, warga yang tidak akan menerima uang dari calon bupati hanya sebanyak 12,50 persen. Lalu, yang mau menerima dan memili hanya 8,25 persen, dan sebanyak 8,25 persen lainnya mengaku akan menerima yang memberi dalam jumlah banyak.

“Jadi sangat kecil yang akan menerima pemberian uang dan memilihnya,” pungkasnya. (r4/hkw)