Puskesmas Kemiling Diduga Tolak Pasien Umum

0
423
views

Salah Paham, Dinkes Langsung Tergur

TRANSLAMPUNG.COM, KEMILING- Puskesmas Rawat Inap Kemiling diduga menolak pasien umum, dan hanya menerima pasien BPJS. Fakta cukup unik ini dialami, Cahaya Utari warga Bukit Kemiling Permai Kelurahan Kemiling Permai Kecamatan Kemiling, Kamis (8/6).

Diceritakannya, sudah sejak kemarin dirinya menderita sakit di telingga hingga sulit untuk tidur. Untuk itu, ditemani Sunadi, ayahnya, dirinya bergegas ke Puskesmas Rawat Inap Kemiling sekira pukul 13.10 WIB.

“Anehnya saya ditolak berobat oleh dr. Lusy dengan alasan mahal berobat umum. Saya disarankan pakai BPJS besok saja, padahal saya mau umum soalnya sakit sekali,” keluhnya.

Atas penolakan ini, Sunadi sangat kecewa dan mengecam pelayanan Puskesmas Rawat Inap Kemiling yang dinilainya tidak profesional. “Apakah karena baju saya tidak bagus, jadi ditolak berobat pakai umum. Saya sangat tersinggung sekali, dan sempat marah dengan pihak puskesmas,” tukasnya.

Dirinya meminta Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung untuk melakukan tindakan atas buruknya pelayanan pihak puskesmas, yang menolak putrinya berobat menggunakan fasilitas umum. “Cukup saya yang diperlakukan tidak adil. Saya minta dinkes tegas sikapi permasalahan ini. Orang sakit mau berobat kok ditolak,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, dr. Erwin menyesalkan insiden penolakan pasien umum yang dilakukan pihak Piskesmas Rawat Inap Kemiling. “Tidak boleh menolak pasien, Umum maupun BPJS harus dilayani dengan baik,” ujarnya.

Namun, menurut Edwin, ketika dihubungi dr. Lusy membantah telah menolak pasien atas nama Cahaya Utari. “Menurut dr. Lusy dia hanya menjelaskan tarif pasien umum sesuai Perda, namun pihak keluarga pasien salah tangkap dan tersinggung,” jelasnya.

Kemungkinan, kata Edwin, cara penjelasan dari dr. Lusy yang kurang baik sehingga salah diartikan oleh keluarga pasien. “Tapi tetap atas nama Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung saya meminta maaf kepada keluarga pasien, atas perlakuan dan pelayanan tidak baik Puskesmas Rawat Inap Kemiling,” tuturnya.

Kepada pihak puskesmas, khususnya dr. Lusy, Kadiskes Kota Bandarlampung tersebut mengaku sudah memberikan teguran keras. “Saya sudah tegur, saya tegaskan pelayanan terhadap masyarakat harus baik. Kalau terulang lagi akan kita kenakan sanksi pencopotan,” tegasnya.

Tidak saja untuk Puskesmas Rawat Inap Kemiling, Edwin juga meminta kepada seluruh puskesmas di Kota Bandarlampung untuk memberikan pelayanan terbaik dengan masyarakat. “Harus ramah, dan berikan penjelasan dengan baik sehingga tidak terjadi misskomunikasi,” tandasnya.(jef)