Puluhan PNS di Metro Ajukan Izin Cerai

0
656
views

TRANSLAMPUNG, METRO-  Angka kasus perceraian dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Metro masih terbilang relatif sedikit. Sepanjang per- Agustus 2017, Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro baru menerima 12 permohonan izin cerai dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala BKPSDM Kota Metro, Harjuno didampingi Kasubid Pengadaan dan Pembinaan Pegawai, Fikri Apriyadi membenarkan hal tersebut. Ia mengaku dari jumlah 12 pemohon, 9 diantaranya perempuan, dan 3 laki-laki. Sedangkan 8 PNS sudah disetujui dan 4 masih dalam proses mediasi Inspektorat. Mereka mengajukan permohonan gugat cerai dengan berbagai persoalan.

“Ada 3 tengaga pendidik guru dari Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Mengah Pertama (SMP) yang mengajukan permohonan izin cerai. Usia ketiganya masih relatif muda 33-40 Tahun. PNS yang mengajukan izin cerai belum tentu disetujui,” ungkapnya, Senin (28/8).

Lebih lanjut, kata Fikri  mereka harus melalui mediasi terlebih dahulu. Jika kedua belah pihak yang ingin bercerai tidak bisa dimediasi dan ngotot  bercerai, proses perceraian baru dilanjutkan.

“Prosesnya juga panjang, harus ada izin atasan dalam hal ini kepala biro atau kepala dinas. Lalu kemudian diproses di BKPSDM, diusulkan ke Gubernur dan disposisi Wakil Gubernur. Jika disetujui, barulah diproses di Pengadilan Agama. Perceraian sah terjadi jika sudah ada keputusan Pengadilan Agama. BKPSDM sendiri hanya dalam hal sebatas rekomendasi izin,” jelasnya.

Kalau permohonan izin perpoligami belum ada. Biasanya sembunyi-sembunyi, kita tidak berani menindaklanjuti kalau belum ada laporan. Aturanya sudah jelas PP.No10 Tahun 1983 Jo PP No.45 Tahun 1990 tentang  izin perkawinan dan perceraian PNS.

“Soal komposisi perempuan dan laki-laki yang mengajukan gugat cerai, jumlahnya banyak perempuan. Mengenai penyebab perceraian , dia menyebut alasanya beragam. Mulai dari faktor ekonomi, perselingkuhan ,kekerasan rumah tangga, dan salah satu pihak bermasalah hukum. Jadi banyak faktor, baik dari perempuanya maupun laki-lakinya,”ujarnya. (tnn)