. . .

Puluhan Pedagang Wayhalim Datangi Disdag

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Sekitar 30 orang pedagang Pasar Perumnas Wayhalim mendatangi Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandarlampung, mengadukan sejumlah permasalahan terkait pengundian dan pembagian kios. Mereka berkumpul di Kantor Disdag Bandarlampung, Selasa (23/1) sekitar pukul 10:30 WIB.

Salah seorang pedagang, Amrin Khalis mengatakan kedatangannya, bertujuan menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait pembagian dan pengundian pasar yang digelar sehari sebelumnya, Senin (22/1).

“Ada sejumlah rekan-rekan pedagang yang tidak kebagian kios. Ada juga pedagang yang sudah lama tidak berdagang, tapi namanya tercantum,” katanya

Sebaliknya, muncul sejumlah nama baru yang menempati lokasi pedagang lama. Pedagang menemukan kepemilikan kios ganda. Keluhan soal zonasi juga bermunculan.

Indrawasih, pedagang sembako mengatakan dirinya sudah berdagang sejak lama, namun pada pembagian namanya tidak tercantum.

Kedatangan perwakilan pedagang, diterima oleh Kadisdag Kota Bandarlampung, Sahriwansyah, mengatakan pihaknya akan mengecek ulang data pedagang.

Disdag Bandarlampung, menerima sekitar 33 nama pedagang baru yang tidak kebagian lapak di lokasi pasar Wayhalim. Ia juga menjanjikan akan menyediakan lokasi berdagang baru bagi mereka. Terutama, di lokasi hamparan.

Pemkot, meminta agar para pedagang dapat berbagi hamparan. Pedagang, kata Sahriwansyah, diminta bersabar. Pemkot mengupayakan pembangunan lapak baru pada tahun 2018 dan 2019.

Lokasi parkiran dan pasar lama, katanya akan diperluas menjadi lokasi berdagang. Termasuk menata ulang, lokasi berdagang di bagian hamparan.

“Secara bertahap pada 2018 dan 2019, pasar lama dan baru akan kami gabungkan. Pedagang, kami minta bersabar, dan berdagang di lokasi yang ada. Pemkot katanya juga akan membangun kios-kios tambahan di Pasar Wayhalim. Satu hamparan, sementara kami bagi jadi dua orang,” kata Sahriwansyah.

Selain itu Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengupayakan pemberian bantuan kepada para korban kebakaran di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Wayhalim.

Kepala Dinas Perdagangan Bandarlampung, Syahriwansyah, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk pembagian bantuan tersebut.

“Sabar dulu. Kita selesaikan satu per satu. Sekarang mengenai pembagian kios dulu. Nanti setelahnya akan kami coba untuk memberikan santunan,” katanya

Syahriwansyah juga mengatakan Pemkot akan melaksanakan verifikasi lanjutan kepada para pedagang yang kini telah menempati kios.

Hal senada disampaikan, Sekda Bandarlampung, Badri Tamam, akan memverifikasi kepemilikan kios di Pasar Wayhalim.

“Jadi tidak ada pengundian ulang. Pemkot akan memverifikasi kembali pedagang yang ada. Seusai instruksi Wali Kota, jika ada kecurangan akan kami tindak. Jika perlu, akan kami sita, kalau memang ada praktek penyewaan kembali,” katanya. (jef/mg5/mg6/hkw)