PT TI Dianggap Langgar HGU, Pemkab Tanggamus Ajukan Keberatan

 

JELASKAN STATUS LAHAN: Sekda Tanggamus Hi. Andi Wijaya (kanan) bersama Kasatres Narkoba Polres Tanggamus Iptu. Anton Saputra menjelaskan pada awak media dengan sketsa, terkait kejelasan status lahan ladang ganja yang menguat dugaannya berada di wilayah lahan cadangan HGU PT TI. (Foto: AYP)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Sekda Tanggamus Hi. Andi Wijaya tadi (13/3) sore juga membenarkan, bahwa selama ini PT Tanggamus Indah belum memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP) – B. Namun hal itu bukan tanpa alasan. Karena selama lebih kurang 26 tahun bercokol di wilayah Bumi Begawi Jejama, PT TI beroperasi berdasarkan HGU.

Andi menyebutkan, ada beberapa klausul di Peraturan Menteri Pertanian, bahwa jika suatu perusahaan sudah punya HGU di awal, maka tidak memerlukan IUP-B untuk beroperasi. Namun jika nanti HGU itu sudah habis masa berlakunya dan akan diperpanjang, barulah perusahaan tersebut harus memiliki IUP.

Nah, Desember tahun ini, masa berlaku HGU (PT TI) habis. Jadi jika mereka ingin perpanjang (HGU), baru mereka harus memiliki IUP-B. Dengan adanya peristiwa ini, jangankan mau menerbitkan IUP-B, untuk proses perpanjangan HGU-nya saja, nanti Pemkab Tanggamus sudah mengajukan keberatan,” ujar Andi Wijaya.

Ini menarik, baca juga: Usai Panggil PT TI, Ini Penjelasan Sekda Tanggamus soal Status Lahan Ladang Ganja

Sekali lagi Sekda Tanggamus menegaskan, pemkab mengajukan keberatan pada perpanjangan HGU PT TI, karena pemanfaatan lahan HGU sudah tidak sesuai lagi dengan peruntukan awalnya. Bahkan bukan hanya bagi PT TI. Jika nanti muncul lagi perusahaan-perusahaan swasta atau BUMD lain yang menyimpang dari ketentuan HGU, maka Pemkab Tanggamus berjanji memberikan langkah tegas serupa.

“Berdasarkan keberatan yang diajukan pemkab itulah, nanti BPN/ATR akan mengkaji, layak atau tidak HGU PT TI diperpanjang. Intinya kalau Pemkab Tanggamus, PT TI sudah melakukan pelanggaran. Jadi kami ajukan keberatan sedari saat ini,” tegas Andi Wijaya. (ayp)

News Reporter