PT. SMP Diminta Setop Operasional

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN-Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) berjanji dalam waktu mendatang yang belum dapat dipastikan akan melakukan pemanggilan terhadap pihak Prusahaan PT. Satya Mandala Pratama (SMP) di Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tubaba.

Terkait dugaan pelanggaran Perizinan oprasional serta Limbah UKL, UPL, dan Amdal prusahaan tersebut selama 4 tahun lalu.

Hal itu diduga pihak prusahaan terkait telah dengan sengaja melakukan manipulasi data perizinan terhadap Pemerintah Kabupaten Tubaba selama ini. Pasalnya, perizinan yang di legalkan oleh pemkab atas nama PT. Budi star@ swetener terdaftar sejak tahun 2014, namun masa berlaku izinnya juga telah habis.

Menurut Wakil Ketua I DPRD Tubaba Yantoni mengatakan, jika dilihat dari perizinan yang di sahkan secara legal oleh dinas terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Penanaman Modal Perizinan dan Satu Pintu Terpadu telah habis masa berlakunya. Apalagi izin tersebut masih atas nama PT. Budi star@swetener.

“Saat ini Pihak prusahaan itu telah jelas melakukan pelanggaran, pasalnya PT.SMP yang telah beroprasional selama ini tidak ada izin dari Pemkab Tubaba. Untuk itu dalam waktu dekat ini kita akan panggil Pihak prusahaan tersebut, untuk dimntai keterangan,” kata Yantoni terhadap Trans Lampung diruang kerjanya, Rabu (1/3).

Lanjut dia, pihak perusahaan itu harus bertanggung jawab atas pelanggaran yang telah mereka lakukan. Juga, dapat melengkapi perizinan sesuai mekanisme aturan yang ada.

“Kemungkinan sebelum mereka dapat melengkapi perizinan yang sah, kita akan hentikan sementara operasional aktivitas dalam perusahaan itu. Bahkan, jika terbukti dengan sengaja melakukan pelanggaran yang merugikan khalayak umum, maka kita akan rekomondasikan kepada pihak penegak hukum, untuk mentelaah semuanya,” kata dia.(dir)

News Reporter