PT.FKB ditutup,  PT. SAJ Terancam Ditutup

0
431
views

Diberikan Waktu Sepekan Tunjukan Izin

TRANSLAMPUNG.COM, SIDOMULYO – Tindakan tegas yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap perusahan yang tidak memiliki izin nampaknya bukan hanya gertakan biasa saja.

Buktinya, Tim monitoring langsung menutup sementara PT. Fendi Karya Bersama. (PT.FKB) tidak memiliki izin sama sekali. Bahkan yang lebih paranya lagi perusahan bergerak dibidang Readimix tersebut, sudah ada aktivitas baik pembangunan gedung mau pembangunan peralatan.

Menurut Ketua Tim Monitoring Pemkab Lampung Selatan Maturidi Ismail, mengatakan kedatangan tim monitoring ke perusahaan ini untuk melakukan penutupan sementara terhadap PT. FKB yang tidak ada izinnya.

“Tindakan tegas yang kami lakukan ini, dalam upaya penegakan Perda. Karena perusahaan tersebut tidak punya izin. Penutupan ini sifatnya hanya sementara saja. Jika,  sudah dilengkapi semua maka, perusahaan diperbolehkan untuk melakukan aktivitas kembali,” kata Maturidi saat ditemui dilokasi, Kamis (8/6).

Sementara itu Heru hidayat selaku Marketing mewakili pihak perusahaan mengakui bahwa perusahan ini belum memiliki berbagai dokumen perizinan. Namun,dirinya berjanji akan secepatnya melengkapi semua izin.

“Kami dari pihak perusahan siap melengkapi dokumen perizinan. Sebab, saat ini kami masih berusaha membuat izin lingkunganya,” kata dia.

Usai melakukan pemasangan plag penutupan sementara Rombongan Tim Monitoring Pemkab Lampung Selatan ,di Ketua  Maturidi Ismail,  yang juga. Kasatpol PP Lamsel, Asisten Ekobang. Mulyadi Saleh, Kepala Bappeda Prianto Putro, Kepala Perumahan dan Pemukiman I Ketut Sukerta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Thamrin dan pihak perizinan Abidin berlanjut  meninjau lokasi PT. Sumber Alam Jaya yang bergerak dibidang tambang batu. PT. SAJ yang berada di Desa Sukabaru,  Kecamatan Penengahan diduga belum memiliki izin dari Pemkab Lamsel.

Ketika Tim meminta berbagai dukomen, Noval safinto selaku Administrai mewakili pihak perusahan mengaku bahwa semua dokumen yang diminta itu berada dikantor pusat.

“Semua dokemen perizinan ada dikantor, kalau saya hanya admin dilapangan, dan saya berjanji dalam 1 minggu akan kami siapkan semua dukumen yang diminta,” kata dia.

Setelah mendengar jawab tersebut, Tim monitoring menegaskan bila dalam 1 minggu kedepan tidak bisa menunjukkan semua dokumen perizinan, maka secara tegas PT. Sumber Alam Jaya akan ditutup sementara dari berbagai aktifitas yang saat ini sedang berjalan.(jhn)