. . .

PSM Teknokrat Indonesia Raih Medali Emas Level II dan Perak VIII dalam 8th BICF 2019

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, DENPASAR – Latihan keras, tekat, usaha gigih, serta doa restu para orang tua, sukses mengantarkan Anggota Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Teknokrat Indonesia meraih satu medali emas level II dan satu medali perak level VIII dalam perhelatan 8th Bali International Choir Festival (BICF) 2019. Sebanyak 38 mahasiswa/mahasiswi bersuara emas itu, berhasil mengharumkan nama Universitas Teknokrat Indonesia di kancah dunia.

Menjelang perlombaan dengan venue di Discovery Kartika Hotel Plaza, Denpasar, Bali itu, 38 Anggota PSM Universitas Teknokrat Indonesia dilatih keras empat pelatih. Yaitu Naning Widayati, Yusi Indra Adiwijaya, Tian Hestiarto, dan Marsha Katarina. PSM tersebut berada di bawah binaan Rischa Kustiyawati. Saat tampil di hadapan kontingen dunia ini, PSM Universitas Teknokrat Indonesia diiringi oleh pianist Antonius Yudha.

Seremoni 8th Bali International Choir Festival 2019 sendiri, dibuka Kapolda Bali Inspektur Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Barbara Golose, Selasa (23/7) lalu. Hadir pula para Pejabat Utama Polda Bali dan Kapolresta Denpasar serta para pejabat setempat.

Tigapuluh delapan Anggota PSM Universitas Teknokrat Indonesia melantunkan suara emas mereka pada Rabu (24/7), terbagi dalam dua sesi waktu. Sesi pertama pada pukul 11.00 WITA adalah Kategori Mix Youth Choir. Yang akhirnya pada kategori ini PSM Universitas Teknokrat Indonesia meraih medali silver VIII, dengan total skor 27.00. Masih di hari yang sama, pukul 16.00 WITA adalah Kategori Pop and Jazz, yang meraih total skor 31.13 dan berhasil meraih medali emas II.

Untuk diketahui, 38 Anggota PSM Universitas Teknokrat Indonesia itu terdiri dari 20 mahasiswi dan 18 mahasiswa. Mereka merupakan mahasiswa berbagai angkatan yang berasal dari tiga fakultas. Yaitu Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP).

“Meski tak berhasil meraih juara tertinggi dalam even ini, tapi setidaknya kami tidak pulang dengan ‘tangan kosong’. Ada satu medali emas level II dan satu medali perak yang akan kami bawa pulang ke Bandarlampung. Puji Tuhan dan terima kasih atas semua ilmu dan bimbingan yang telah diberikan oleh empat pelatih dan Ibu Dosen Pembimbing PSM. Terlebih atas dukungan Bapak Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., MBA. serta doa restu para orang tua kami,” tutur salah seorang Anggota PSM Universitas Teknokrat Indonesia. (ayp)

error: Content is protected !!