Proyek Tak Bertuan, DPRD Panggil‎ PPK-Rekanan

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN – Himbauan DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Komisi C, terkait pembangunan tak bertuan atau lebih dikenal dengan istilah proyek siluman yang juga mengangkangi aturan, tidak mendapat respon positif dari Dinas PUPR.

‎Hal tersebut pasca ditemukan proyek pembangunan peningkatan insfrastruktur‎ jalan onderlagh tahun anggaran 2017 sepanjang 429 meter, di RK 3 Tiyuh Kagunganratu. Juga pembangunan drainase sepanjang 85 meter di RK 1 Kelurahan Panaragan Jaya, Tulangbawanng Tengah yang belum selesai dikerjakan hingga 2018.

Menanggapi hal tersebut‎, Waki Ketua I DPRD Yantoni berjanji dalam waktu dekat, akan meminta kepada Ketua Komisi C Paisol, agar segera melakukan pemanggilan terhadap semua pihak. Sebab proyek tersebut diduga telah melanggar kesepakatan kontrak kerja (MoU) Rekanan dan dinas terkait.

“Itu sudah jelas kontarnya dari rekanan dan dinas, masa pengerjaan maksimal 90 kalender. Jika pekerjaan itu masuk dalam anggaran 2017 belum selesai, itu patut dipertanyakan, kebijakan apa yang diberikan oleh dinas. Sementara SPj mereka telah diperiksa oleh BPK . Saya minta jangan main-main dengan uang rakyat,” kata Yantoni, saat dihubungi Translampung via telpon, Selasa (9/1).

‎Sementara itu, hingga berita ini dilansir, tidak satupun pihak Dinas PUPR Tubaba dapat dimintai keterangan. Bahkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan tersebut, Gustam, terkesan tidak mau menerima sambungan telpon, meskipun dalam keadaan aktif. (dir/rus)

News Reporter