Produksi Berkurang, Pajak Air Tanah PT Aqua Menurun

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Besaran Pajak Air Tanah yang ditanggung PT Tirta Insvestama Aqua Danone Tanggamus periode Januari 2017 lebih dari Rp46 juta. Nilai pajak itu berasal dari dua sumur yang dikelola perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) tersebut. Meski demikian, Badan Pendapatan Daerah Tanggamus mengakui, bahwa nilai Pajak Air Tanah bulan ini mengalami penurunan drastis dibandingkan periode sebelumnya.

Kepala BAPPENDA Tanggamus Suhartono mengatakan, pajak air tanah yang dibebankan pada PT. Tirta Investama Danone untuk bulan Januari sebesar Rp 46.298.424. Nilai pajak tersebut berdasarkan dua sumur yang dikelola untuk menghasilkan air mineral.

“Dari dua sumur itu, nilainya berbeda. Tergantung dari hasil produksi. Sebab sudah dipasang alat sehingga bisa diketahui besaran pajaknya. Sumur I Pajak Air Tanah-nya sebesar Rp19.381.924 dan sumur II lebih besar, yaitu Rp26.917.540,” terang Suhartono.

Dia mengakui, besaran Pajak Air Tanah dari Aqua Danone untuk bulan ini memang berkurang, dibanding tahun lalu. Sebab bulan-bulan sebelumnya tahun 2017, besaran pajak berkisar Rp60-70 juta per bulan.

“Ada penurunan produksi sehingga besaran pajaknya juga ikut turun. Namun kami tetap mengapresiasi pada perusahaan yang sudah memberikan kontribusi bagi daerah melalui retribusi pajak,” terang Suhartono, Jumat (5/1).

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tanggamus, masih kata Suhartono, setiap tahun targetnya selalu meningkat. Pada tahun 2016 lalu tercatat target PAD sebesar Rp44 miliar dan terealisasi Rp22 miliar. Sedangkan di tahun 2017 target PAD Rp132 miliar dan terealisasi Rp107 miliar.

“Ada kenaikan yang cukup signifikan untuk target PAD dari tahun 2016 ke tahun 2017. Peningkatannya mencapai 80,98 persen. Kendati demikian, kami tetap optimis bisa mencapai target yang telah ditentukan,” tegas Suhartono.

Selain pajak air tanah, dia melanjutkan, ada beberapa item pajak yang dipungut oleh BAPPENDA Tanggamus. Antara lain Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Reklame, Pajak Mineral Bukan Logam, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Dari beberapa item pajak tersebut, ada beberapa yang over target. Misalnya Pajak Restoran yang tembus 159 persen, Pajak Penerangan Jalan 105 persen, dan Pajak Air Tanah tembus 143 persen. Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada seluruh wajib pajak yang sudah membayar pajak tepat waktu. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah dan modal pembangunan di Kabupaten Tanggamus,” tandas Suhartono.

Tidak dipungkiri, pajak merupakan salah satu sumber pemasukan bagi suatu daerah. Dengan adanya dana pajak, tentu sangat bermanfaat untuk pembangunan.

Selain dari masyarakat melalui PBB, peran perusahaan juga sangat berkontribusi bagi pembangunan daerah. Salah satunya adalah PT. Tirta Investama Aqua Danone Tanggamus yang selalu konsisten dalam membayar pajak air tanah. Bahkan perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) ini menjadi penyetor pajak pertama di hari pertama kerja lembaran awal 2018.

Pajak dari PT. Tirta Investama Danone Aqua disetorkan langsung oleh Process Engineer Achmad Fauzan dan HR Staft Jevina Gunawan. Kedatangan mereka disambut langsung Kepala BAPPENDA Tanggamus Suhartono beserta jajaran di Kantor BAPPENDA Kompleks Perkantoran Pemkab Tanggamus. (ayp)

News Reporter