. . .

Polri Intensifkan Tekan Terorisme di Empat Provinsi

image_print

Foto Anggri Sastriadi/radarlampung.co.id/TNN

SAFARI RAMADAN: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat safari ramadan di Makorem 043/Gatam.

 

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan penangkapan terorisme beberapa hari lalu di sebagian wilayah yang ada di Lampung merupakan tindakan prepentif oleh jajarannya untuk menekan perkembangan paham radikalisme dan terorisme.

“Langkah-langkahnya, ya untuk menekan dan mengerem jaringan ini agar tidak terlalu luas menyebarkan radikalisme dan tindakan terorisme,” ujarnya, seusai melaksanakan safari ramadan di Makorem 043/Gatam.

Menurut jenderal bintang empat ini, jaringan yang ditangkap di Lampung sendiri merupakan bukan jaringan yang terlalu besar.

“Memang bukan jaringan terlalu besar, karenakan sebagian sudah ada yang kita tangkap,” terangnya.

Tetapi ia tidak menutup kemungkinan bahwa jaringan yang diamankan di Lampung sendiri merupakan jaringan Jamaah Ansarut Daulah (JAD).

“Ya, tidak tutup kemungkinan mereka jaringan JAD,” terangnya.

Dan pihaknya juga akan melakukan langkah-langkah untuk mengerem jaringan tersebut diantaranya yaitu melakukan pengamanan yang cukup kuat di empat provinsi yang ada di Indonesia.

“Empat provinsi itu iyalah, Jawa Barat, Jakarta, Banten, dan Sumatera Selatan,” tandasnya. (rlo/ang/tnn)