Polres Waykanan Tangkap Pengedar Sabu

TRANSLAMPUNG.COM, Way Kanan-Jajaran Polres Way Kanan kembali menangkap pengedar narkotika diduga jenis sabu, IRS (43) warga desa Negeri Pakuan Kecamatan Buay Pemuka Peliung kabupaten Oku Timur Provinsi Sumatera Selatan.

Turut diamankan barang bukti sabu-sabu seberat 10,18 gram. Demikian dikatakan Kapolres Way Kanan AKBP Yudy Chandra Erlianto melalui kasat narkoba Iptu Nelson Siahaan saat ekpose ungkap kasus Narkoba di ruang Sat Narkoba Polres Way Kanan, Senin (6/3).

Menurut Mantan Kapolsek Negeri Besar ini, penagkapan berawal dari informasi masyarakat pada hari sabtu tanggal 04 maret 2017 sekira jam 11.00 wib tentang adanya pelaku pengedaran gelap narkotika jenis sabu akan diedar kan di Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan umpu kabupaten Way Kanan.

“Anggota team gabungan satuan narkoba, reskrim dan intel Polres Way Kanan selanjutnya melakukan penyelidikan, setelah menunggu satu jam sekira jam 12.00 wib tersangka datang sendiri turun dari kendaraan umum dari arah martapura menuju arah lapas kelas II B Way kanan dengan berjalan kaki, sesuai ciri-ciri informasi yang didapat anggota terus ikuti tersangka rupanya saat tim gabungan mengikuti gerak-gerik tersangka diketahui sebelum melakukan transaksi jual beli,” terangnya.

Lebih jauh dijelaskan Nelson, merasa gerak geriknya ada yang mengawasi, tersangka lansung membuang bungkusan plastik asoy warna hitam di semak-semak dan berusaha melarikan diri. Kaeen tidak ingin sasarannya lepas anggota menghadang tersangka dan berhasil mengamanakan tersangka dengan tidak ada perlawanan.

“Saat diperiksa ,benar bungkusan tersebut berisikan Kristal bening diduga narkotika jenis sabu seberat 10,18 gram. Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.Tersangka dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.
(dengan ancaman hukuman pidana dengan pidana penjara seumur Hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 Tahun),” jelas pria berdarah Batak ini.(yhs)

News Reporter