Polres Tanggamus Ajak Wartawan Jaga Kondusivitas Tahun Politik 2018

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Jajaran Kepolisian Resor Tanggamus terus mempererat hubungan baik dengan para awak jurnalis di kabupaten setempat. Seperti Jumat (5/1) siang, Korps Bhayangkara Tanggamus mengundang wartawan untuk makan siang bersama di Kotaagung Timur. Selain mempererat tali silaturahmi, momen itu juga dijadikan sarana oleh polres untuk mengajak wartawan berperan aktif menjaga kondusifitas suhu politik dan kehidupan sosial masyarakat, menjelang Pemilihan Kepala Daerah Tanggamus 2018.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres Tanggamus Ajun Komisaris Besar Polisi Alfis Suhaili, melalui Kabag Ops Kompol Aditya Kurniawan didampingi Kanit Tipikor Ipda. Ramon Zamora. Undangan untuk berbincang santai antara Polri dengan insan jurnalis, sebenarnya sudah beberapa kali dilaksanakan oleh Sub Bagian Humas Polres Tanggamus.

”Sebenarnya Bapak Kapolres sangat ingin bisa hadir bersama kita siang ini. Tetapi Beliau berhalangan karena kondisi kesehatannya. Sehingga saya di sini mewakili Bapak Kapolres. Terimakasih banyak rekan-rekan wartawan telah bersedia hadir dalam kesempatan ini. Meskipun dikemas dalam acara yang santai sambil makan siang, namun tetap kami berharap apa yang kami utarakan bisa tersampaikan dengan baik pada rekan-rekan,” ujar kabag ops.

Seperti diketahui, dia melanjutkan, saat ini Kabupaten Tanggamus sedang dalam situasi yang berbeda dari biasanya. Lantaran tahun 2018 ini merupakan tahun politik, yang merupakan implikasi dari pilkada. Pada saat-saat seperti ini, sangat dikhawatirkan bahwa terjadi pengkotak-kotakkan masyarakat antara pendukung kandidat yang satu dengan yang lain.

”Imbasnya, kondisi tersebut sangat rentan dan riskan dengan terjadinya gesekan atau bahkan konflik antar-kelompok. Untuk itu, kami Polres Tanggamus sangat berharap dan mengajak seluruh rekan-rekan wartawan agar berperan aktif bersama dengan Polri menjaga kondusivitas situasi dan suhu politik. Imbauan ini semata-mata dilatarbelakangi oleh tujuan bersama, yaitu agar Kabupaten Tanggamus tetap aman dan terkendali, meskipun tengah mengalami tahun politik,” ungkap mantan Kasat Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah itu.

Aditya mengakui, di tengah kondisi seperti sekarang ini, profesi jurnalistik menjadi salah satu faktor penentu ”hitam atau putihnya” sebuah daerah. Dirinya meyakini, bahwa insan wartawan di Tanggamus sudah pasti mampu untuk bijak dan selektif, dalam memilah dan memfiltrasi berita-berita yang dapat memicu dampak positif atau sebaliknya.

”Kami yakin, teman-teman semua pasti sudah kompeten untuk menentukan mana berita yang layak di-viral-kan atau tidak. Kami sangat berharap di dalam tahun politik ini, wartawan dan media massa dapat turut membantu tugas Polri agar situasi tetap aman dan terkendali,” kata kabag ops.

Pada kesempatan itu, selaku perwira yang membawahi operasional polres, Aditya juga menegaskan, telah me-warning keras beberapa oknum kapolsek di wilayah Tanggamus dan Pringsewu yang sempat alergi wartawan dan anti dikonfirmasi. Sebagai wujud keseriusan Polres Tanggamus untuk seoptimal mungkin menghindari dan meminimalisir sumbatan komunikasi dengan wartawan, Aditya bahkan siap menerima laporan dan pengaduan jika masih ada oknum kapolsek yang anti ketika dikonfirmasi oleh wartawan.

”Kami akui, bahwa memang ada beberapa oknum kapolsek di wilayah Tanggamus dan Pringsewu yang sulit ketika dikonfirmasi oleh rekan-rekan wartawan. Namun saya sudah memberikan teguran keras agar mereka tidak lagi demikian. Rekan-rekan wartawan dan media massa dengan Polri adalah mitra yang saling membutuhkan. Untuk itu, jka rekan-rekan (wartawan) setelah pertemuan ini masih menemui ada oknum kapolsek yang sulit dikonfirmasi, jangan segan sampaikan ke saya,” tandas Aditya diamini Ramon Zamora. (ayp)

News Reporter